My Polyvore Set



Rabu, 01 Februari 2017

Sisternet Academy: Belajar Motret Bareng Rio Motret


Ketertarikan aku tentang fotografi berawal dari "narsis" saat di foto, dari situ aku penasaran dong. Sebenarnya yang bikin hasil foto itu bagus dan jadi menarik dilihat apa sih? Apakah objeknya? Atau orang dibalik lensa? Berangkat dari hal tersebut dan memang udah rejekinya juga, aku pun berkesempatan untuk menghadiri workshop dari Sisternet beberapa saat yang lalu. 





Aku sih sudah cukup lama tau tentang Sisternet ini, namun saat mengikuti Sisternet Academy jadi makin paham. Menurut penjelasan dari Chief Digital Services Officer XL Axiata Joseph Lumban Gaol adanya dua fenomena unik dan cukup besar yang saat ini tengah terjadi yakni digital dan perempuan sebagai penggerak media sosial paling aktif menjadi penggerak terbentuknya rumah digital "Sisternet". Sisternet merupakan gerakan caring, sharing, inspiring dan empowering dengan sasaran utama kalangan perempuan muda usia 21 - 35 tahun yang berpendidikan, memiliki potensi ekonomi, kemampuan finansial dan melek internet juga technology savvy. 


Ada tiga kelompok besar dalam Sisternet, yaitu Middle Sister sebagai penggerak atau mentor, Little Sister yang merupakan segmen perempuan memiliki kemampuan untuk di empower. Last but not least yaitu, Big Sister yang merupakan segmen wanita karir yang sibuk namun membutuhkan jasa. Lebih dari itu Sisternet akan diarahkan menjadi crowdsourcing dan sharing economy platform aplikasi berbasis digital yang akan hadir pada kuartal kedua 2017. Wuah, kece banget nih! Selain dalam bentuk website, agar Sister lebih mudah mengaksesnya, Sisternet juga hadir dalam beberapa format media sosial, yaitu Instagram @sisternetid, FB Sisternetid, youtube Sisternetid, dan twitter @sisternetid. Udah LIKE, FOLLOW & SUBSCRIBE belum? Cuss lakukan sekarang ya! :)




Sisternet Academy, Workshop Photography with Rio Motret

Siapa coba yang nggak kenal Rio dari Rio Motret, karya-karya fotonya yang sudah diakui masyarakat luas diusianya yang terbilang muda. Salah satunya adalah Alkisah yang bekerjasama dengan Galeri Indonesia Kaya, Rio mengangkat legenda dan cerita rakyat dalam bentuk art photography yang secara nggak langsung pun kembali mengingatkan masyarakat Indonesia tentang cerita rakyat ini. Nah, dalam Sisternet Academy bertajuk Workshop Photography with Rio Motret aku mendapatkan pembekalan luar biasa berupa ilmu dan teknik-teknik dasar tentang fotografi. 



Oia, Rio ini sangat royal lho sama ilmu fotografi yang dimilikinya baik belajar otodidak ataupun dari pengalamannya selama ini dan yang paling penting cara dia sharing pengalaman tuh gampang banget untuk dipahami dan diterapkan juga. Lebih dari itu, Rio juga ngasih tips bagaimana motret dengan teknik continous slide. Penasaran? Tenang, aku pasti paparkan di bawah ini yuk:

1.     Gunakan cahaya matahari pagi antara pukul 8 - 10 dan sore hari antara pukul 3 - 5, kenapa? Karena cahaya matahari di jam tersebut sangat pas sesuai dengan apa yang kamu lihat menggunakan mata kamu. Istilahnya, what you see is what you get. 
2.     Pakai reflektor atau gabus putih atau stereoform juga bisa, atau kaca juga boleh tuh tujuannya untuk menangkap cahaya.
3.     Lebih baik lagi, menurut Rio, menggunakan lampu LED untuk continous slide, karena sinarnya tepat sasaran.



Kelebihan motret dengan teknik continous slide, kamu bisa memanfaatkan cahaya matahari + sense of art yang kamu miliki juga kreatifitas dari diri kamu. Kata lainnya kamu bisa eksplor lebih luas lagi tuh kreatifitas yang kamu punya. Hmm.... unsur sense of art dan kreatifitas ini yang kudu banget diasah.



Rio juga menambahkan, saat motret basic-nya kuda banget tau dan kenalan lebih dekat dengan 3 hal penting ini, yakni diafragma, speed dan ISO. Nah, kalau kamu udah menguasai 3 hal tersebut dijamin deh bisa motret-motret kece apa aja yang kamu mau dan kamu suka. Mau ala-ala bokeh kekinian? Bisa Sis! 



Satu lagi sis, hampir lupa nih akunya, Rio berpesan lebih baik kalo motret itu setting RAW aja ya hasil fotonya instead of JPEG. Kenapa? Ini untuk memudahkan kamu dalam proses pengeditan nantinya. Gimana? Banyak banget ilmu yang aku dapat dari acara Sisternet Academy ini. Ilmu yang aku dapatkan ini bisa aku terapkan nantinya, karena pada akhirnya dari hobi bisa dimanfaatkan sebagai mata penghasilan. 



Semoga aku berkesempatan kembali untuk mengikuti Sisternet Academy di lain waktu ya, Sis! 

27 komentar:

  1. skil juga dibutuhkan yah.. belajar sama expert memang lebih bermanfaat

    BalasHapus
  2. Tersisterrr kamu masuk sister mana kalo gitu? Big sister? Ilmunya keceeee.. Tapi aku bukan pengguna XL sisterrr, gimana dooong..

    BalasHapus
  3. Wah seru amaaat! Aku aku pengguna xl. Mau dong ikutan sisternet jadi little sisternya:)

    BalasHapus
  4. beruntung banget bisa dapet tips langsung dari ahlinya motret ya mba, hihi makasi loh udah disharing juga :)

    BalasHapus
  5. kereeeennnn,
    aku pernah lihat hasil foto rio motret mbk, foto2 artis gitu, slh satunya prilly, dan kece bgd,

    BalasHapus
  6. Mba aieee asiknya bisa belajar langsung dr yg ahli. Aku jd pengen belajar jg, masih ga paham sm ISO, diafragma dll... Sharing lg dong mba kalo ketemu😁

    BalasHapus
  7. Aku pengguna xl dari tahun 1998 hahaha *siapa yang nanya. Aduh masih belum jago di iso diafragma speed. Ajarii aiee pliss

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku pun masih belajar mba, sharing bareng yuk :)

      Hapus
  8. Wahhh asik banget bisa langsung belajar hehehe. Jadi pengen nih ikutan workshopnya

    www.extraodiary.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. seru Inez heheheh Rio nya pun murah ilmu :)

      Hapus
  9. Wah ada prakteknya, serasa fotografi profesional ya motret model beneran hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga bisa jadi fotografer profesional juga ya mba :)

      Hapus
    2. semoga bisa jadi fotografer profesional juga ya mba :)

      Hapus
  10. Seru ya, bisa belajar fotografi

    BalasHapus
  11. Huaaa pengalaman terseru dari event hari itu adalah, ketemu fotografi kece nan kekinian Rio Motret, secara kapan lagi kita bisa sedekat itu dengan dia hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya,..hihii macam bocah ketemuan sama fans nya hahahha

      Hapus
  12. iiih cetar! ajarin dong Aie ilmunya hahahah secara ilmu moto2 aku cetek banget XD

    BalasHapus
  13. Apa aja sih yang harus diperhatikan untuk bisa menghasilkan jepretan bagus dengan kamera DSLR.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saat motret basic-nya kuda banget tau dan kenalan lebih dekat dengan 3 hal penting ini, yakni diafragma, speed dan ISO.

      Hapus