Kamis, 01 Maret 2018

Susu UHT Bergizi Kesukaan Anak Dikemas dalam Tetra Pak



Kalo ngomongin susu mah, aduh, itu si Darell doyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan banget. Flashback ya, ASI aku kan berhenti saat Darell usia pas 6 bulan. Berhenti sendiri, tiba-tiba ga keluar. Udah coba segala cara pun ga berhasil. Sempet sedih ya, apalagi kala itu debat kusir ASI vs SUFOR lagi panas-panasnya kan. Untungnya masih ada ASIP yang bisa dipake sampe Darell usia 8 bulan.

Agak sedikit lega karena saat ASIku berhenti produksi Darell udah masuk masa MPASI. Pikirku kan, yaudah nanti buat kebutuhan nutrisi dari susu bisa didapet dari sufor aja. Alhamdulillah, Darellnya ga ngalamin yang namanya ogah minum susu. Malah, pas dikenalin sufor dia makin doyan minum susu hingga usianya sekitar 5 tahun baru bisa berhenti ngedot.



Saat usia Darell 2 tahun pas, mulai tuh aku kenalin sama susu UHT. Buibu pahamlah ya biaya sufor + diapers setiap bulan aja untuk makan sekitar hampir seperempat penghasilan saat itu. Mana si Darell minimal minum susu itu 8 botol ukuran 240ml. Bayangkan!

Alhamdulillah berhasil bikin Darell suka sama UHT, meski tetep selang seling ama sufor. Biasanya susu UHT Darell minum saat lagi jalan-jalan atau buat cemilan (((cemilaaan)) karena praktis. Cuma kadang nih, suka ga abis. Trus didiemin sama Darell. Dasar emak irits, akhirnya aku masukin ke kulkas lagi deh. Lantas penasaran dong, itu gapapa kan ya kalo susu UHT abis dibuka lalu ga abis dimasukin ke dalam kulkas?

Event Bloggers Gathering: Susu Bergizi Kesukaan Anak

Pertanyaan aku ini terjawab sudah di acara Bloggers Gathering: Susu Bergizi Kesukaan Anak, Sabtu 24 Februari 2018 lalu. Melalui acara ini, Tetra Pak Indonesia mendiskusikan pentingnya edukasi bagi keluarga untuk dapat memilih susu yang tepat bagi keluarga terutama bagi buah hati mereka, salah satunya adalah susu Ultra-High Temperature (UHT).



Dengan lebih dari 60 tahun pengalaman dibidang kemasan karton, Kemasan Aseptik Tetra Pak memungkinkan susu terlindungi dari zat yang dapat menyebabkan kerusakan susu atau pengurangan nutrisi seperti cahaya, kelembaban, udara, bakteri dan lainnya. Tetra Pak Indonesia juga berharap untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perkembangan teknologi UHT dan pengemasan aseptik susu cair yang memungkinkan konsumen memilih berbagai jenis rasa serta variasi kemasan sesuai selera dan kebutuhan anak.

Acara yang dihadiri oleh ibu-ibu dari Blogger Perempuan, Lisa Suhanda selaku Food Technologist Tetra Pak Indonesia dan Gabrielle Angriani, Communications Manager Tetra Pak Indonesia memaparkan lebih jauh tentang susu UHT.



Dari acara ini, aku baru tau kalo minat masyarakat Indonesia buat minum susu itu rendah banget dibanding sama negara-negara tetangga yang hanya sebesar 12,1 liter bila dibandingkan dengan rata-rata negara ASEAN lainnya seperti Filipina dengan 22,1 liter, Thailand dengan 33,7 liter, dan Malaysia dengan 50,9 liter. Lebih lanjut temuan dari Credit Suisse berjudul Indonesia Consumer Survey 2017 melihat bahwa daerah urban justru mengalami tren penurunan konsumsi produk susu. Miris ya.Padahal, susu memiliki peranan penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anggota keluarga, khususnya anak-anak dalam masa pertumbuhan.




Susu UHT – Ultra-High Temperature

Kebutuhan dan gaya hidup masyarakat yang kian berkembang juga berperan besar akan jenis susu yang beredar di pasaran saat ini. Melihat tren ini, Tetra Pak Indonesia menyadari pentingnya edukasi bagi keluarga untuk dapat memilih susu yang tepat bagi keluarga terutama bagi buah hati mereka, salah satunya adalah susu Ultra-High Temperature (UHT).

Mba Lisa menambahkan, “Teknologi pemrosesan susu UHT menggunakan alat pensteril yang dihubungkan ke mesin pengisi aseptik untuk mengemas produk. Melalui teknologi tersebut, susu UHT aman dikonsumsi khususnya untuk anak–anak berusia di atas 2 tahun. Susu UHT juga dapat disimpan dan didistribusikan pada suhu ruang selama 9-12 bulan tanpa membutuhkan pendinginan dan bahan pengawet. Dan, teknologi pemrosesan susu UHT menjamin nutrisi dan rasa susu tetap terjaga dengan baik.






Berbagai jenis nutrisi yang terkandung dalam susu UHT, seperti kalsium, protein, vitamin dan mineral menjadikannya produk yang lengkap dan seimbang serta aman dikonsumsi sehari-hari oleh anak berusia di atas dua tahun. Bukan hanya kandungan nutrisi, susu UHT umumnya disukai oleh anak-anak karena banyaknya variasi rasa yang ditawarkan.
Di acara itu juga dijelaskan lebih detail tentang fakta nutrisi dan rasa susu UHT yang bisa kamu baca berikut ini:
  • Susu UHT (Ultra-high Temperature) adalah susu segar asli yang dipanaskan dengan suhu sekitar 135°C dengan satuan waktu 2-4 detik dan langsung didinginkan. Hal ini bertujuan untuk mengeliminasi semua bakteria buruk yang dapat merusak susu. Proses singkat tersebut memastikan nutrisi, rasa, kesegaran susu tetap terjaga.
  • Proses pemanasan susu UHT memastikan semua bakteria berbahaya yang ada didalamnya telah tereliminasi sehingga susu UHT dapat disimpan 9-12 bulan tanpa membutuhkan pengawet ataupun pendinginan (selama kemasan susu belum dibuka).
  • Susu UHT dapat secara aman dikonsumsi oleh konsumen yang berusia di atas dua (2) tahun.
  • Susu UHT mengandung beragam nutrisi seperti protein, kalsium, fosfor, vitamin B, Vitamin A dan lainnya yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak dan juga baik bagi kesehatan tulang dan jantung.
  • Susu UHT menawarkan sejumlah varian rasa yang enak dan disukai oleh anak–anak seperti cokelat, stroberi, mocha, pisang, melon, dan lainnya.



Jelas sih, buibu pasti milih susu UHT sebagai susu bergizi kesukaan anaknya. Apalagi kemasannya menggunakan kemasan Aseptik Tetra Pak yang memungkinkan susu terlindungi dari zat yang dapat menyebabkan kerusakan susu atau pengurangan nutrisi seperti cahaya, kelembaban, udara, bakteri dan lainnya. Tetra Pak Indonesia juga berharap untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perkembangan teknologi UHT dan pengemasan aseptik susu cair yang memungkinkan konsumen memilih berbagai jenis rasa serta variasi kemasan sesuai selera dan kebutuhan anak.

Gabrielle Angriani pun mengatakan, “Para orang tua, terutama Ibu, tentunya menginginkan agar anak dapat mengonsumsi susu yang tepat demi mendapatkan nutrisi terbaik setiap hari. Hal ini sangat dimudahkan dengan kehadiran susu UHT yang mengandung semua kebaikan gizi susu serta menawarkan varian rasa beragam sehingga cenderung lebih disukai anak. Susu UHT juga turut mendukung gaya hidup modern yang dijalani oleh para Ibu dalam menyediakan nutrisi lengkap dan seimbang bagi anak dengan cara yang praktis. Dengan begitu, anak-anak dapat menikmati susu UHT kesukaan mereka baik di sekolah maupun saat beraktivitas di luar rumah. Selain itu, jangan lupa untuk selalu mengecek tanggal kadaluarsa yang tertera pada kemasan dan kondisi kemasan saat membeli susu”.


Selain bernutrisi tinggi dan memiliki varian rasa yang banyak, susu UHT juga praktis untuk dikonsumsi kapan aja dan dimana aja. Mau dalam keadaan dingin maupun tidak. Favoritnya Darell itu sudah pasti susu Ultra dan Indomilk rasa cokelat dan stroberi.

Tetra Pak – Teknologi Kemasan Aseptik

Oia, Darell nemenin bundanya menghadiri acara ini lho. Dengan banyak peraturan yang Bunda bikin supaya selama acara Darell jadi anak baik, alhamdulillah nih anak anteng. Apalagi pas masuk ke venue acara langsung liat rentetan susu kesukaannya. Makin hepi dia. Langsung deh dia rekues minum susu UHT Indomilk rasa melon dan susu Ultra rasa mocca.

Berbicara mengenai kemasan, Tetra Pak merupakan pionir kelas dunia dalam kemasan karton Aseptik yang sudah beroperasi sejak tahun 1952. Teknologi kemasan Aseptik Tetra Pak® memiliki enam (6) lapisan perlindungan yang didesain untuk tidak tembus dari cahaya, udara, kelembaban, bau, dan bakteri, sehingga kandungan nutrisi di dalamnya tetap terjaga dengan baik tanpa membutuhkan pengawet selama 9-12 bulan.





Susu UHT menyediakan kemudahan konsumsi dimana saja dan kapan saja tanpa harus melalui tahapan persiapan seperti mengukur takaran saji, mencampur, dan mengaduk. Susu UHT cocok bagi konsumen dengan gaya hidup modern dan on the go karena dapat dikonsumsi secara langsung.

Susu UHT dapat menjadi opsi untuk menanamkan kebiasan konsumsi sehat bagi anak, dengan cara yang menyenangkan, sederhana, dan praktis.

Produk susu UHT tersedia dalam beragam ukuran porsi salah satunya ukuran satu kali minum yang mudah dibawa untuk anak– anak khususnya saat bersekolah dan beraktivitas di luar.

Kelebihan Susu UHT

Susu UHT merupakan susu yang higienis karena bebas dari seluruh mikroba (patogen/penyebab penyakit dan pembusuk) serta spora sehingga potensi kerusakan mikrobiologis sangat minimal, bahkan hampir tidak ada. 


Kontak panas yang sangat singkat pada proses UHT menyebabkan mutu sensori (warna, aroma dan rasa khas susu segar) dan mutu gizi, relatif tidak berubah. Keuntungan lainnya, karena biaya pengemasannya tidak sulit dan mahal, maka biasanya produk susu UHT dijual dengan harga yang terjangkau.

Harganya yang terjangkau dan memiliki varian rasa yang berani dengan ukuran yang berbeda sehingga sangat disukai mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Selain itu, nutrisinya pun lengkap buat tumbuh kembang anak-anak.




Tips Pemberian Susu UHT Pada Anak

Untuk buibu yang akan mulai mengenalkan susu UHT pada anak, sebaiknya memperhatikan beberapa hal berikut:
  • Dalam proses pengenalan, sebaiknya ibu memilih susu UHT tanpa rasa (rasa vanila). Selanjutkan kamu bisa memberikan susu dengan rasa seperti cokelat atau stroberi sebagai selingan saja.
  • Perhatikan kemasan susu UHT dan perhatikan tanggal kadaluarsanya. Jangan membeli susu UHT jika kemasan sudah rusak atau penyok.
  • Untuk anak balita, pililah susu dalam kemasan kotak kecil yang bisa sekali minum. Ini untuk mencegah susu tidak habis dan kemudian di konsumsi lagi.
  • Susu UHT sebaiknya tidak terkena sinar matahari atau dalam ruangan yang lembab. Simpanlah dalam lemari es atau suhu ruangan untuk mencegah kuman tumbuh di susu.

Jadi, jangan khawatir untuk memberikan susu UHT untuk anak usia di atas satu tahun. Ingat untuk minum susu sesuai kebutuhan, perhatikan penyimpanan dan biasakan untuk mengonsumsi susu UHT sekali minum pada anak.

5 komentar:

  1. Aku sukaaa susu UHT, gampang, ga usah bikin - bikin lagi, murah juga, trus tinggal buang hahahhha. Tapi sama mamaku biasanya kemasannya diolah lagi jadi wadah untuk display pensil wkwkkwkw.

    Semoga dengan baca tulisan ini, kesadaran orang Indonesia akan konsumsi susu lebih tinggi yaaa mba.

    BalasHapus
  2. Naya malah ga kenal sufor, langsung UHT, mayan irit, hahahaha. Dan susunya ultra yg pake kemasan tetra pack dooong, uhuk. Darell udah abg ya tersister, bentar lagi mantu doooong. Hahaha.. 😝

    BalasHapus
  3. Yawlaaa, Darell senyumnya manis banget, siap-siap bikin meleleh banyak cewek nih.

    BalasHapus
  4. Aku suka beli nih susu ultra yg kecil kalo mo pergi wkwk mayan praktis dan enyakk

    BalasHapus
  5. Seneng liat beberapa susu dan yoghurt favoritku pake tetra pack. Aku sekarang nyetok ultramilk sekardus karna kurasa nutrisi susu UHT lbh baik drpd yg udah jd bubuk dan kita seduh lagi.

    BalasHapus