My Polyvore Set



Selasa, 24 Mei 2016

Parenting Info: Kecerdasan Majemuk Anak

Assalammualaikum,

"Aduh anak saya tuh nggak bisa diem banget, lompat sana lompat sini, lari sana lari ini, cuma diam pas tidur aja kayaknya"

"Kalau anak saya itu bawel banget, ngomong terus, apapun ditanyain, dikomentarin sampai bingung dan capek jawabnya"

Kalimat seperti ini pasti sering diucapkan oleh Ibu-ibu yang mempunyai anak di usia Golden Age. Setuju? 

Namun, sebenarnya anak yang aktif, nggak bisa diam dan banyak bertanya dan bicara adalah salah satu ciri anak cerdas lho. 

Menurut American  Association of Gifted Children, Duke University, Durham, North Carolina (AS), berikut ini adalah ciri-ciri anak cerdas:

1. Mampu berjalan dan bicara di usia dini
2. Aktif bertanya
3. Aktif berargumentasi
4. Tulisan tangannya tidak rapi
5. Sensitif, baik secara emosi maupun fisik, mereka bisa menunjukkan reaksi berlebihan terhadap suatu lingkungan. 
6. Mampu berpikir kreatif
7. Energik
8. Senang bereksperimen
9. Senang mengamati 


Source:  www.tipsanakcerdas.com
Kalau berbicara kecerdasan pasti Ibu-ibu kekinian sudah sangat familiar dengan istilah "Kecerdasan Majemuk" atau Multiple Intelligences (MI) yang dikenalkan oleh Howard Gardner. Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence) adalah kecerdasan yang mencakup banyak bidang dalam kehidupan kita sehari-hari. Ada 8 tipe kecerdasan yang umumnya digunakan, yaitu kecerdasan Linguistik, Logika Matematik,  Musikal, Kinestetik, Visual Spatial,  Interpersonal, Intrapersonal dan Naturalis. 

Untuk dapat mengetahui kecerdasan majemuk anak bisa dengan cara melakukan observasi pada kegiatan sehari-harinya atau dapat pula menggunakan alat bantu identifikasi awal Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence) dengan menggunakan Alat Identifikasi MI Morinaga (Morinaga MI Identification Tool)




Saya sempat penasaran ingin tahu Darell lebih menonjol di kecerdasan yang mana, karena itu saya isi Morinaga MI Identification Tool-nya secara teliti sesuai dengan hasil observasi keseharian Darell. Nah, saya share ya hasilnya di gambar-gambar berikut ini:










Nah, setelah mengetahui kecerdasan apa yang menonjol pada diri Darell, terjawab sudah kenapa ya anak ini sangat aktif, kayak petasan dan nggak berhenti bicara. 

Darell paling menonjol di Kecerdasan Kinestetik tubuh, yaitu anak bisa memiliki keterampilan menulis, menggambar, berolahraga, menari dan kegiatan lain yang memerlukan keterampilan olah tubuh.


Cara melatihnya : Ajaklah anak berdiri satu kaki seperti burung bangau, atau berjongkok seperti kodok. Kegiatan seperti membungkuk, berjalan diatas satu garis, berlari, melompat, melempar, latihan, senam, dan berbagai permainan olah raga lainnya itu akan membantu kelenturan tubuhnya. 

Lalu, yang kedua yaitu Kecerdasan Linguistik yaitu anak dapat berbicara atau bercerita dengan mudah dengan teman-temannya, guru, orang tua dan orang-orang disekitarnya.


Cara melatihnya : Ajak anak bercakap-cakap, membacakan cerita berulang-ulang, merangsang untuk berbicara dan bercerita serta menyanyikan lagu anak-anak. Melakukan permainan kata-kata seperti permainan menebak atau permainan menjabarkan suatu objek dengan kata-kata.

Kecerdasan Darell yang ketiga adalah Kecerdasan Intrapersonal yaitu  kecerdasan yang berkaitan dengan daya tahan, daya juang dan ‘berlomba’ dengan diri sendiri. Misalnya anak berani mencoba dan tidak mudah menyerah saat mengikuti perlombaan.


Cara melatihnya : Doronglah anak agar berani tampil berlomba di ajang tujuhbelasan misalnya, atau bernyanyi atau menari di depan orang lain.

Darell juga terlihat kuat dalam Kecerdasan Logical Matematik yaitu  kecerdasan yang berkaitan dengan pemahaman soal angka dan matematika. Misalnya, anak tidak mengalami kesulitan dalam tugas yang diberikan kepadanya.

Cara melatihnya : Ajak anak menghitung jumlah bus yang dilewati atau burung di taman, mengelompokkan, serta bermain angka, congklak, catur, sempoa atau puzzle. 


Kecerdasan Naturalis Darell ada di posisi kelima dari hasil Identification Tools, yaitu kecerdasan yang berkaitan dengan alam. Anak tahu cara menyayangi binatang dan tumbuhan.

Cara melatihnya : Seminggu sekali ajaklah seluruh anggota keluarga untuk membantu merawat bunga dan taman. Ijinkan bila dia ingin memelihara ikan atau kura-kura. Kebiasaan memberi makan ikan akan menumbuhkan kecintaan pada alam. 


Selanjutnya adalah Kecerdasan Musikal kecerdasan yang berkaitan dengan musik. Anak dengan gampang mengikuti lagu atau tidak segan-segan menari mengikuti lagu di setiap kesempatan.

Cara melatihnya: Ajaklah anak mendengarkan musik, bernyanyi dan mengikuti irama dengan tepuk tangan. 

Kecerdasan Interpersonal Darell ada di posisi ketujuh dari delapan Kecerdasan Majemuk yang ada. Kecerdasan Interpersonal (Sosial), kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuannya menjalin hubungan dengan orang lain atau lingkungannya. Misalnya, anak bisa beradaptasi dan bekerja sama dengan teman-teman, guru dan orang lain yang lebih tua.

Cara melatihnya : Doronglah anak agar selalu punya waktu untuk bermain dengan anak lain yang sebaya, lebih tua ataupun lebih muda. Saling berbagi kue, meminjamkan sesuatu dan bekerja sama membuat sesuatu. Saat dia kalah dalam sebuah permainan misalnya, dia akan belajar bagaimana berlapang dada menghadapi kekalahan dan bersikap pada teman yang menang. 

Diposisi paling terkahir adalah Kecerdasan Visual Spasial yaitu kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuan pandang ruang. Misalnya, anak mudah membayangkan letak atau arah kiri, kanan, atas dan bawah serta memiliki orientasi yang baik untuk menggambar.

Cara melatihnya : Ajaklah si kecil mengamati gambar atau foto, menggunting, melipat, dan menggambar. 

Nah, setelah cukup memahami kecerdasan apa saja yang dimiliki oleh anak, bisa dilanjutkan dengan melakukan Rencana Bermain MI.


Yang selanjutnya bisa dibuatkan Ide Bermain MI seperti di gambar berikut ini: 


Beberapa Ide Bermain MI juga tersedia printables-nya lho.


Seru kan! 

Waalaikumsalam,
Andiyani Achmad

IG: andiyaniachmad
Tweet on me @milkteabunda 


5 komentar:

  1. Kategori anak gifted dalam usia balita bbyk yang memilikimasalah perilaku atau komorbid yang menyertai, sayangnya banyak yang salah mendiagnosa sebagai anak autis, kecerdasan anak memang beragam dan unik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju banget mak! setiap anak cerdas tinggal gimana kita stimulasi kecerdasannya.. thanks udah mampir :)

      Hapus
  2. anak-anak..emang unik.. punya kecerdasan yang berbeda... jangan sampai bilang anak kita bodoh.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. setujuuu!

      thanks ya mak udah mampir :)

      Hapus
  3. Mau cobain aaaah.. mamaci aiieeeee...

    BalasHapus