Senin, 13 Agustus 2018

#AnakCerdasItu Sehat, Peduli, Kreatif dan Berani


Melihat anak kita tumbuh sehat dan cerdas, rasanya bahagia banget ya buibu. Semacam all the crazy work’s we’ve did are paid off. Setuju dong? Perasaan ini nih yang lagi aku rasain, terlebih saat Darell udah jadi anak SD. Wah, enggak cukup satu tulisan blog ataupun aku ngomong cuap-cuap selama sejam buat ekspresiin gimana bahagia dan bangganya aku punya anak seperti Darell Adhibrata.

And yes, Darell itu anak yang super aktif. Enggak bisa diam banget. Palingan kalo tidur aja dia kalem. Selebihnya mah, butuh tenaga ekstra buat ngimbangin keaktifannya. Meski demikian, aku tetap bersyukur karena katanya nih ya, ciri-ciri anak yang cerdas itu salah satunya adalah aktif. Aamiin.


Oia, ada satu kegemaran Darell yang sering banget dia lakukan yaitu menggambar. Iya, dia lagi tergila-gilanya sama menggambar. Dan hasil gambarnya cukup bagus sih. Eh ini bukan karena aku Bundanya ya, hahahha, orang-orang rumah kayak Kakek, Nenek, Om, Tantenya pun mengakui kalo hasil gambarnya Darell tuh cukup bagus untuk anak seusianya. Trus aku dan suami berpikir, apakah ini bakatnya Darell? Bisa jadi sih.

Aku jadi penasaran, gimana ya caranya menstimulasi kecerdasannya Darell supaya aku semakin tahu buat mengasah bakat yang dimilikinya. Terlebih untuk yang seusia Darell ini. Aku enggak mau tuh, memaksakan kehendak aku pada Darell, padahal belum tentu Darell suka dengan apa yang menjadi pilihanku. Jadi emang kudu jeli kalo liat bakat anak ya.


#AnakCerdasItu Sehat, Peduli, Kreatif dan Berani

Seperti apa yang disampaikan oleh Dra. A. Kasandra Putranto, selaku Psikolog Klinis, Pendiri Kasandra & Associates pada acara peluncuran kampanye #AnakCerdasItu Media & Blogger Gathering di AEON Mall BSD City minggu lalu, “Kebanyakan anak cerdas merupakan anak yang sangat nyaman dan menyenangkan bila diajarkan berbagai hal. Mereka juga lebih mampu menyesuaikan diri dengan baik sehingga lebih mahir belajar dan lebih mudah dididik.”

Ia pun menambahkan kalo anak cerdas tidak hanya pintar tapi memiliki kemampuan menyerap informasi dengan cepat, memiliki ingatan dan pemahaman yang baik, memiliki kompetensi di satu atau lebih bidang, dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik, serta memiliki ketangguhan dan kemampuan sosial-emosional yang baik.





Sejalan dengan kampanye #AnakCerdasItu, Cerebrofort mendefinisikan 4 aspek penting yang dimiliki oleh seorang anak cerdas. Berikut aku paparin satu per satu ya apa aja 4 aspek penting yang dimaksud tersebut:

Anak Cerdas Itu Berani, keberanian akan menumbuhan kepercayaan diri dan kemandirian pada anak, sehingga anak akan lebih siap menghadapi tantangan, mengambil risiko, mencoba pengalaman baru, siap menerima kegagalan, dan  tegas dalam mengambil tindakan dan keputusan.

Anak Cerdas Itu Kreatif, kemampuan berpikir menemukan solusi atau sudut pandang baru akan membantu anak untuk menyelesaikan masalah-masalah unik di era globalisasi dan digital.


Anak Cerdas Itu Peduli, memiliki rasa peduli merupakan salah satu tanda bahwa anak memiliki kecerdasan sosial-emosional dan memiliki empati. Penelitian membuktikan bahwa individu dengan kemampuan sosial-emosional dapat menjalin hubungan dan bekerja sama dengan lebih baik, serta meningkatkan prestasi akademik.

Anak Cerdas Itu Sehat. Sehat ditandai dengan tumbuh-kembang yang optimal. Pertumbuhan dan perkembangan anak terjadi secara simultan dan berkesinambungan. Apabila ukuran tubuhnya dapat tumbuh dengan baik, maka harus diikuti juga dengan bertambahnya kemampuan dan fungsi tubuhnya.

Faktor yang Dibutuhkan Anak dari Orangtua untuk Meningkatkan Kecerdasannya

Lebih lanjut Psikolog Kassandra menambahkan, bahwa untuk membentuk generasi alpha seperti anak-anak kita ini dibutuhkan faktor A – G yang harus diperhatikan oleh setiap orangtua. Apa saja itu?

1. A = Attitude & Achievement, ajari anak menghargai sesama dan berperilaku baik serta berikan pujian ataupun credit setiap anak berhasil melakukan sesuatu. Dengan begini, mereka akan merasa dihargai.

2. B = Big Brain, maksimalkan tumbuh kembang otak anak dengan asupan yang tepat dan bergizi mulai dari 1000 Hari Pertama Kehidupannya.

3. C = Care & Love, orangtua harus mengisi jiwa dan pikiran anak dengan kepedulian dan kasih sayang agar mereka jadi lebih peka dan peduli pada lingkungan sekitar.





4. D = Dancing & Exercise, ajak anak bergerak setiap hari, bisa dengan menari atau berolahraga.

5. E = Eat Healthy Food, jangan sampe skip ngasih makanan bergizi dan bernutrisi pada anak.

6. F = Fun Edutainment, ajaklah anak untuk belajar secara fun dan nyaman.

7. G = Good Quality of Sleep, naini nih buibu, jangan sampe ya anak kita kurang tidur. Karena tidur yang berkualitas pada anak sangat berpengaruh pada kecerdasan mereka.

Lantas, apakah anak yang cerdas itu udah dari “sananya”? Tentu tidak buibu, peran orangtua sangat berpengaruh bagaimana anak bisa tumbuh dengan memiliki inteligensia yang tinggi. Dari aspek bagaimana cara membimbing, mendidik, membina serta cara mendukung anak lewat makanan yang bernutrisi dibutuhkan perkembangan otaknya agar tumbuh optimal.



Beberapa hal berikut ini terkadang luput dan agak disepelekan oleh orangtua dalam usaha membentuk kecerdasan anak yang aku rangkum dari apa yang disampaikan oleh Dr. Anggi:

Bekal pengetahuan orangtua tentang gimana proses intelegensia anak terbentuk, fyi buibu otak anak kita itu berkembang sangat pesat dari 1000 Hari Pertama Kehidupannya. Terutama sih diusia emas mereka, atau sebutan kerennya itu Golden Age, dimana tumbuh kembang anak terjadi di usia 0 – 3 tahun. Pada masa ini tanpa kita sadari, sebagai orangtua, anak-anak mengamati, mendengarkan, mengupayakan untuk mengingat dan belajar dari segala sesuatu di sekitar lingkungan mereka, terutama kemampuan bahasa mereka.

Cara meningkatkan kecerdasan anak, orangtua harus banget tau kalo anak kita juga butuh yang namanya sentuhan emosional dan kasih sayang. Sesederhana memberikan pelukan, melakukan kontak mata saat berbicara padanya, dan menggunakan ekspresi dan bahasa tubuh yang baik. Luangkan waktu buat quality time seperti dongeng sebelum tidur, ngobrol, dan beraktifitas di luar ruangan.

Mengetahui nutrisi tepat yang dapat tingkatkan kecerdasan anak, yes buibu, faktor nutrisi sebagai salah satu faktor untuk meningkatkan kecerdasan anak tidak bisa dilupakan. Karena, nutrisi yang seimbang dan bergizi dapat meningkatkan fungsi kognitif anak. Berikut asupan makanan yang bisa meningkatkan kecerdasan anak: Karbohidrat, Protein, Omega-3, Sayuran Hijau, Daging tanpa lemak, Vitamin B, Vitamin C, dan Vitamin A.




Kekurangan gizi pada anak berpotensi mengalami stunting lho buibu. Dan faktanya, memang sudah cukup banyak anak Indonesia yang mengalami stunting. Malahan, Dr. Anggi menyampaikan bahwa data Kemenkes 2017 menunjukkan kalo angka stunting pada anak Indonesia meningkat. Naini, pe er para orangtua untuk ngasih asupan nutrisi dan bergizi yang tepat pada anak setiap harinya.

Peran Cerebrofort dalam Meningkatkan Kecerdasan Anak

Semua nutrisi yang dibutuhkan oleh anak di masa tumbuh kembangnya tersedia dalam Cerebrofort yang membantu memenuhi nutrisi dan vitamin harian anak-anak, sehingga mereka dapat mengeksplore dan mengasah potensi diri untuk terus berprestasi.

Cerebrofort hadir dalam 2 format, Cerebrofort Gold Syrup dengan kandungan multivitamin lengkap, AA, DHA, EPA, lysine untuk menambah nafsu makan, dan Biotin yang berperan dalam metabolisme dalam tubuh, sehingga zat gizi dari makanan dapat terserap sempurna.




Kini Cerebrofort hadir dalam bentuk gummy, Cerebrofort Marine Gummy dengan 4 rasa yang enak banget, seperti rasa jeruk, stroberi, mangga dan anggur. Cerebrofort Marine Gummy mengandung minyak ikan tuna yang banyak mengandung omega-3. Omega-3 merupakan salah satu nutrisi penting untuk perkembangan otak. Kandungan omega-3 pada ikan air laut, seperti ikan tuna, adalah 28 kali lebih banyak daripada ikan air tawar.

Cerebrofort secara konsisten melakukan berbagai aktivitas edukasi bagi anak-anak usia dini. Tahun ini dalam menunjang kampanye #AnakCerdasItu kami menyelenggarakan  beberapa kegiatan seperti kompetisi menulis blog, kompetisi sharing definisi Anak Cerdas di media sosial, Seminar Parenting di sekolah-sekolah dan kegiatan Cerebrofort Kids Got Talent yang bekerjasama dengan Majalah Sang Buah Hati,” tambah Johan.



Kegiatan Cerebrofort Kids Got Talent (KGT) akan berlangsung sejak tanggal 9 – 12 Agustus 2018 di Atrium Utama Mall AEON Tangerang. Cerebrofort KGT adalah suatu event audisi mencari bakat-bakat potensial untuk berkembang bagi anak usia 4-12 tahun, baik secara individu maupun kelompok; Cover Model Competition adalah suatu audisi untuk mencari next model cover majalah Sang Buah Hati, yang rutin diadakan setiap tahun dengan target peserta usia 1-6 tahun dan Zona Anak Cerdas yang merupakan zona berisi permainan dan aktivitas untuk menumbuhkan kepedulian, kreatifitas, keberanian pada anak.

Selain di Mall AEON Tangerang, Cerebrofort Kids Got Talent akan berlangsung di Hartono Mall Solo 31 Agustus – 2 September 2018, Mall AEON Cakung 7 – 9 September 2018, Botani Square Bogor 5 – 7 Oktober 2018, Baywalk Mall Pluit 26 – 28 Oktober 2018 dan Nipah Mall Makassar 2 – 4 November 2018 dan Pelaksanaan Grand Final pada bulan Desember 2018 di Indonesia Mother and Baby Expo di Jakarta.

















Penyelenggaraaan Cerebrofort Kids Got Talent bekerjasama dengan Majalah Sang Buah Hati (SBH) yang merupakan free magazine untuk keluarga modern yang selalu haus akan informasi mengenai parenting, kesehatan keluarga, serta gaya hidup. 

Setelah mendengar penjelasan dari para ahli yang aku sebutkan di atas, memang dibutuhkan semua aspek dan faktor buat mendukung kecerdasan anak. Mulai dari sisi orangtua, keluarga dan lingkungan hingga faktor asupan nutrisi yang harus diperhatikan dengan jeli. 

Kalo kamu ada cerita atau mau sharing gimana ngedukung cerdasnya anak, boleh lho tuangin cerita dan sharingnya di kolom komentar. :)


6 komentar:

  1. lagi masa-masanya eksplore ini itu banget yah darell. Semoga makin jadi anak cerdas, berani, kuat dan sehat yaaa! Go go go Darell!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin aamiin ya rabbal alamin, makasi onti ifa udah doain Darell

      Hapus
  2. Beruntung banget kemaren diajakin ke event ini mba A :). Aku ngerasa lebih aware untuk memberikan yang terbaik untuk anak kita, yayy

    BalasHapus
    Balasan
    1. yes, indeed Lily. Makin tercerahkan buat dukung cerdasnya anak kita

      Hapus
  3. banyak ilmunya acara kemaren ya Aie, makin paham utk dukung anak biar main cerdas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah banget mba, hehehehe, semoga anak-anak kita terus tumbuh jadi anak yang cerdas, sehat dan bahagia ya

      Hapus