Pengalaman Pertama Skrining Saluran Pencernaan di Mayapada Hospital Kuningan

Rabu, 22 Juni 2022

Hobi jajan kekinian, makan fast food dan minum boba? Enak sih ya memang, tapi kalo keseringan bisa bikin perut sakit dengan segala permasalahannya. Alasan inilah yang membuatku berani untuk melakukan skrining saluran pencernaan. Meski ngeri-ngeri sedap, gapapa lah ya, daripada mengobati lebih baik mencegah bukan? Nah di postingan kali ini aku akan bercerita tentang pengalaman pertama skrining saluran pencernaan di Mayapada Hospital Kuningan. So, let’s start the story now

Skrining Saluran Pencernaan di Mayapada Hospital Kuningan



Alasan Melakukan Skrining Saluran Pencernaan

Aku tuh perhatiin kok ya sejak 2018, pasti mengalami yang namanya diare at least once a year. Bahkan di tahun 2020 sampai dirawat di rumah sakit karena dehidrasi akibat diare akut. Lalu, Juli 2021 Covid-19 hinggap di tubuhku dengan gejala awal mual, muntah-muntah, dan BAB lebih dari 10 kali dalam kurun waktu 24 jam. Epic bukan?!

Pasca sembuh dari Covid-19 pun aku mengalami yang namanya Long Covid-19 dimana salah satu gejala yang kurasakan perut kembung, mual, muntah, dan diare lagi. Gak berhenti di sini, memasuki 2022 aku pun kembali mengalami GERD yang cukup sering kambuh hingga tulisan ini tayang.

Beberapa alasan di atas, cukup membuatku memberanikan diri untuk melakukan skrining saluran pencernaan di Mayapada Hospital Kuningan. Meski ada rasa deg-degan dan khawatir segala ‘dosa’ yang pernah masuk ke dalam perut terkuak.


Sebelumnya, Yuk Pahami Sistem Pencernaan Manusia

Seperti yang diketahui, sistem pencernaan manusia memungkinkan kita memperoleh nutrisi dan energi dari berbagai jenis makanan atau minuman. Keduanya diperlukan dalam proses metabolism, perbaikan sel dan jaringan tubuh, serta menunjang aktivitas sehari-hari, seperti bergerak, bernapas, belajar, dan bekerja. Sistem pencernaan manusia juga menghasilkan limbah yang akan dikeluarkan tubuh dalam bentuk tinja (feses).

Skrining Saluran Pencernaan di Mayapada Hospital Kuningan

Jadi memang sepenting itu saluran pencernaan beb, makanya kita harus memperhatikan apapun yang masuk ke dalam mulut karena proses pencernaan dimulai dari mulut. Jika terlalu banyak mengonsumsi makanan yang instan atau fast food bisa berdampak bagi kesehatan kita seperti sakit maag, diare, sembelit, hingga obesitas.


Paket Skrining Saluran Pencernaan di Mayapada Hospital Kuningan

Senin, 13 Juni 2022 bersama Darell, aku menyambangi Mayapada Hospital Kuningan yang ada di Jakarta Selatan untuk melakukan skrining saluran pencernaan. Di sana, kita bisa pilih paket skrining saluran cerna yang dibutuhkan. Adapun pilihan skrining saluran cerna di Mayapada Hospital Kuningan yaitu:

1. Deteksi Saluran Cerna USG dengan harga Rp. 800.000,-

  • Pemeriksaan USG Whole Abdomen
  • Konsultasi Dokter Spesialis Penyakit Dalam/Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi Hepatologi

2. Deteksi Saluran Cerna CT Scan dengan harga Rp. 2.000.000,-

  • Pemeriksaan MSCT Whole Abdomen Non Contrast
  • Konsultasi Dokter Spesialis Penyakit Dalam/Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi Hepatologi/Spesialis Bedah Konsultan Bedah Digestif

Skrining Saluran Pencernaan di Mayapada Hospital Kuningan

Skrining saluran cerna dapat melihat gangguan pada organ lambung, hati, empedu, pankreas, dan organ saluran cerna lainnya. Jika memang ada gangguan akan terlihat pada hasil skrining, lho. Jadi ketahuan deh pola makan selama hidup bagaimana. Makanya, lakukan skrining saluran cerna jika mengalami gejala seperti:

  • Sakit perut berulang
  • Sakit maag berulang
  • Sering kembung
  • Mual dan muntah
  • Sering diare atau sembelit

Pengalaman Melakukan Skrining Saluran Pencernaan di Mayapada Hospital Kuningan

Setibanya aku di Mayapada Hospital Kuningan, langsung naik ke lantai dua karena disanalah tempat untuk melakukan medical check up, khususnya skrining saluran pencernaan. Setelah selesai urusan registrasi di front desk, aku pun ganti baju khusus untuk melakukan medical check up skrining saluran pencernaan.

Btw, ruangan medical check up di Mayapada Hospital Kuningan, bersih dan selalu mengutamakan protokol kesehatan. Selain tempat ganti baju dan toilet, di sana juga ada ruang tunggu yang cukup nyaman dan luas.

Skrining Saluran Pencernaan di Mayapada Hospital Kuningan

Tak lama suster memanggil namaku untuk cek tensi, timbang berat badan, dan ukur tinggi badan. Wah, ternyata tensi darah 100/60, bulan lalu malah 80/60. Katanya sih masih normal. Jangan tanya berat badan ya beb, I’m still working on it hehehe.

Selesai pemeriksaan awal, suster memastikan aku untuk lepas jam tangan, dan tidak menggunakan bra berkawat. Tujuannya agar tidak mengganggu proses skrining saluran cerna dengan CT scan. Oia, aku lupa bilang kalo akhirnya aku memilih paket Deteksi Saluran Cerna CT scan.

Skrining Saluran Pencernaan di Mayapada Hospital Kuningan

Sambil menunggu waktu untuk melakukan CT scan, suster memastikan kalo aku udah ada rasa ingin buang air kecil karena ketika itulah saat yang tepat untuk melakukan skrining saluran pencernaan. Mereka memberiku air putih untuk diminum agar aku merasakan keinginan untuk buang air kecil.

Ketika keinginan untuk buang air kecil sudah terasa, aku pun masuk ke dalam ruang CT scan dan mempersiapkan diri. Deg-degan gak? Oh sudah pasti, sepanjang proses di atas hingga sesaat sebelum masuk ke dalam mesin CT scan, aku banyak berdoa. Ya allah, semoga hasilnya baik dan bagus gak ada gangguan apapun.

Skrining Saluran Pencernaan di Mayapada Hospital Kuningan

Saat yang ditunggu pun tiba, aku sudah tiduran di mesin CT scan dan ada suara suster yang memberikan aba-aba seperti tarik dan buang nafas lalu tahan selama seluruh perut sudah di bawah mesin. Ini dilakukan selama tiga kali secara beruntun.

Proses skrining saluran pencernaan pun selesai, aku kembali ke ruang tunggu untuk menanti dipanggil oleh dokter umum. Lho kok ada dokter umum? Iya, sambil menunggu hasil skrining saluran pencernaan pasien konsultasi dengan dokter umum sekaligus melakukan pemeriksaan.

Semua pertanyaan dari dokter umum di fasilitas medical check up aku jawab jujur, gak ada yang disembunyikan. Saat dokter umum melakukan pemeriksaan perut dengan menekan, aku katanya sakit jika memang sakit atau tidak nyaman jika memang rasanya gak nyaman. Selesai dari situ, aku diminta untuk kembali ke ruang tunggu.

Umumnya, hasil skrining saluran pencernaan akan selesai kurang lebih 3 jam pasca CT scan. Makanya, selesai konsultasi dengan dokter umum aku dan Darell siap-siap untuk makan siang. Saat hendak berganti baju, ternyata suster kembali datang ke ruang tunggu dan memintaku untuk melakukan konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. Ini karena hasil skrining saluran pencernaan sudah keluar. Aduh makin deg-degan dong, sempat kepikiran hasilnya jelek khawatir ada gangguan di dalam sistem pencernaan.

Skrining Saluran Pencernaan di Mayapada Hospital Kuningan

Dokter spesialis penyakit dalam melihat dataku, lalu memberikan beberapa pertanyaan seperti seberapa sering merasakan kembung dan mual, juga riwayat penyakit, riwayat operasi, serta riwayat dirawat di rumah sakit. Semua pertanyaan dari dokter spesialis penyakit dalam aku jawab dengan sangat jujur, gak ada yang disembunyikan. Lalu dokter spesialis penyakit dalam menyampaikan hasil skrining saluran pencernaan yang ternyata hasilnya baik. Tidak terlihat gangguan apapun di dalam perutku. Alhamdulillah! Namun, tetap saja dokter meresepkan obat untuk GERD dan ususku. Juga memberikan ‘PR’ seperti:

  1. Minum air putih minimal 8 gelas per hari,

  2. Puasa makanan yang berbahan tepung, pedas, dan bergas,

  3. Perbanyak konsumsi makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian,

  4. Puasa minum minuman manis terutama boba, dan

  5. Kurangi minum kopi dan susu

Semua ini harus aku lakukan selama dua bulan, setelah itu lanjut melakukan pemeriksaan saluran cerna ke dokter spesialis penyakit dalam di Mayapada Hospital Kuningan. Jika setelah dua bulan ternyata tidak ada perubahan yang cukup signifikan maka diperlukan pemeriksaan endoskopi atau kolonoskopi virtual.

Skrining Saluran Pencernaan di Mayapada Hospital Kuningan

Lega rasanya setelah mengetahui hasilnya bagus, setelah skrining ini aku jadi makin concern dengan kesehatan saluran cerna dan kembali hidup sehat dengan menjaga pola makan. Sebelum terlambat, gak ada salahnya untuk melakukan skrining saluran cerna.

Memang, jajanan kekinian sungguh enak di mulut tapi tidak baik untuk perut. Makanya, penting untuk melakukan skrining saluran pencernaan jika kamu cukup sering mengalami kembung, sakit perut, mual dan muntah, serta diare atau sembelit yang berulang. Oia, kamu bisa mendapatkan harga spesial jika menggunakan kode referral: ANDIYANIMH

Cara pake kode vouchernya gampang banget! Cukup infokan kode di atas, saat melakukan pembayaran di kasir. Yeay, lumayan kan dapet diskonan… :)

Makanya yuk, cek saluran cerna di Mayapada Hospital!

27 komentar

  1. Syukurlah ga ada masalah berarti. Lumayan juga nih tarifnya. Membantu sekali kalau pakai vouchernya, ya

    BalasHapus
  2. Skrining saluran cerna ini adanya di RS mana aja Mbak?

    BalasHapus
  3. Liat ruang medical check up RS Mayapada bersih dan nyaman. Ibuku juga punya maag kronis, memang sebaiknya melakukan skeining saluran cerna juga ya. GERD itu harus jaga makanan ya Mba, hindari dulu pantangan yang disarankan dokter, semoga setelah ini Mba Aie sehat-sehat ya ...

    BalasHapus
  4. Kalau lihat alat screeaning itu ngeri ngeri sedap ya,deg deg an pastinya. Alhamdulillah hasilnya bagus. Sehat selalu ya mbak

    BalasHapus
  5. Setelah baca ini kok aku jadi pengen yaaa, huhu. Kudu diagendain ke Jakarta kayaknya.
    Aku udah endoskopi, kolonoskopi, USG abdomen, dan masih berada nyeri aja ni di saluran cerna atas. Mau endoskopi ulang tapi pengen CT Scan gini dulu biar lebih tepat sasaran deh.

    BalasHapus
  6. Ah hasil skrining yang kadang bikin deg2an ya, alhamdulillah meski banyak PR asupan makanan demi kesehatan pencernaan insyaallah bisa dilakukan ya Aie. Ah, moga kita sehat selalu.
    Btw, tempat medical check up di RS MAyapada nyaman banget, bersih pula.

    BalasHapus
  7. Mbak Ai, masya Allah, aku baca ini tuh yang ada langsung keinget semua dengan apa yang dialami suamiku. Segala gejala, sakit, dan pemeriksaan melalui USG sampai CT Scan udah semua dijalani, bahkan sejak 2020. Tiap tahun skrining saluran cerna karena memang semasalah itu perutnya. Terakhir CT Scan abis lebaran kemarin pas dirawat di RS. Biaya sama, sekitar itu juga. Kalau di RS satunya yang di BSD, dulu malah 2 kali lipatnya biaya CT Scan haha mihil. Maulah mbak aku kalau skirining suami lagi di Mayapada ini. Sekalian mau ajak Alief anakku juga, perlu diskrining juga.

    Ohya, itu PR dari dr penyakit dalamnya sama persis dengan PR nya suamiku. Jadi kalau di rumah, aku udah lama jagain makanan suami, termasuk saya dan anak-anak. Makanan bertepung yang digoreng yang bahaya banget. Kayak bakwan, tempe ditepungin, pisang goreng ditepungin, duh...ngeri semua itu buat pencernaan.

    Thanks info diskonnya mbak.

    BalasHapus
  8. Alhamdulillah, ikutan senang bacanya Mbak. Hasilnya negatif. Soalnya baca dari atas ikuta2an deg2an gitu. Secara aku pun sering diare. Ternyata hanya cara kita memilih makanan dan merawat kesehatan secara umum ya. Selamat ya Mbak. Selamat menjalani pola hidup tambah sehat lagi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahhaaaa, kirain aku doank, dan ternyata memang paling seneng kalo pas medical check up, tapi takuut dan harap2 cemas giliran nunggu hasilnya, huiks.
      Tapi, Alhamdulillah yaa.
      Btw makasih loh, udah reminder aku juga buat menjaga pola hidup sehat juga, mengurangi boba2.

      Hapus
  9. Jadi ingin juga nih skrining saluran cerna gini yah, biar lebih tepat dan keliahatan masalah kesehatannya.

    BalasHapus
  10. Alhamdulillah hasil dari Skrining Saluran Pencernaannya bagus ya, Mbak. Aku belum pernah. Kalau ada masalah pencernaan, emang kudu ceki-ceki. Kalau udah tahu hasilnya, bikin lega. Terus pola hidup sehat jangan lupa

    BalasHapus
  11. Alhamdulillah mba Ai, ikut lega pas tau hasilnya. Semoga terus sehat ya mba. Dietnya juga mudah-mudahan istiqomah dijalani supaya saluran cerna tetap sehat

    BalasHapus
  12. Alhamdulillah ikut seneng mba andi hasilnya bagus, dengan membaca ulasan ini jadi tahu tentang screening pencernaan berikut biayanya.

    Sangat informatif 👌

    BalasHapus
  13. Skrining itu sebaiknya dilakukan pas sebelum atau sesudah ada gejala sih mbak? Molly belom ada gejala yg gimana2 sih perlu gak ya diskrining? :')

    BalasHapus
  14. Pengalaman yang sangat berharga. Kami jadi tahu serangakaian prosesnya. Semoga saja kita sehat selalu ya semuanya. Aamiin...

    BalasHapus
  15. Deg-degan yang yaa, kak Aie.
    Kadang orang memang sengaja enggan melakukan Skrining, karena takut menghadapi hasilnya.
    Tapi alhamdulillah, Skrining Saluran Pencernaan di Mayapada Hospital Kuningan, tempatnya di tengah kota, mudah dijangkau dan nyaman.

    BalasHapus
  16. Jleb banget..sebagai penggemar makanan kekinian mesti waspada ini. Bahaya mengintai saluran pencernaan jadinya. Menarik ini ada skrining saluraan pencernaan biar kita tahu apakah sehat atau ada masalah di sana

    BalasHapus
  17. Wah iya, penting ya skrining saluran pencernaan, sebab banyak penyakit bermula dari sini
    Harganya lumayan ya, tapi emang pemeriksaannya lengkap
    Alatnya canggih canggih

    BalasHapus
  18. Duh makjleb pas baca list gejala di atas. Soalnya udah dari usia SD, saya tuh dalam sebulan pasti aja ngedrop dengan gejala: sakit perut, maag, mual/muntah, kembung.. dan ya emang berulang. Tiap sakit/ngedrop, gejalanya pasti itu. Sampai gak bisa tuh gak bawa obat sakit maag kemana-mana (karena mikirnya dan beberapa kali periksa pun diagnosanya selalu maag). Kayaknya perlu skrining saluran cerna juga nih saya.

    BalasHapus
  19. Yang namanya penyakit menyerang saluran pencernaan pasti gak enak banget, jangankan org dewasa, anak2 pun rewel kalau dah berhubungan ma saluran cerna ini.
    Wah Mayapada peralatan utk pemeriksaan pasiennya jauh lbh mudah, efsien, dan bisa konsul puas2 juga yaaa

    BalasHapus
  20. Lengkap ya fasilitas di Mayapada Hospital ini. Jadinya kita bisa tahu apa yang terjadi di tubuh kita. Kepengen juga deh ih skrining seperti itu. Biar bisa melakukan pencegahan dan menjaga kesehatan dengan baik.

    BalasHapus
  21. Reviewnya menambah wawasan, Mbak. Kalau lagi asa rezeki mending pilih yang lengkap ya, Mbak. 2 juta udah bisa tahu kondisi kesehatan pencernaan kita.

    BalasHapus
  22. Awalnya kenapa to, mbak, kok kepengen screening saluran cerna?
    Btw, terima kasih share pengalamannya ya, asli baru tahu aku ada screening beginian

    BalasHapus
  23. Ini harusnya jadi skrining rutin tahunan untuk setiap warga negara ya mbak. Karena kesehatan itu kan harus dijaga betul. Mayapada hospital bagus nih kalo bikin program kayak gini untuk para ibu

    BalasHapus
  24. Lengkap banget fasilitasnya, semoga semakin sehat apalagi mengenai saluran pencernaan sepertinya aku butuh juga

    BalasHapus
  25. wah beda harganya jauh ya mba sama yang pake ct scan cuma alhamdulilah sekali nih hasilnya mba bagus semoga sehat selalu aamiin

    BalasHapus
  26. Pastinya lega banget ya Mom setelah keluar hasilnya dan semua baik-baik saja. Semoga gak perlu screening apapun lah selanjutnya. Dan jaga pola lambung agar tak membebani saluran cerna kan tetap wajib ya :)

    BalasHapus

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisanku ini, bahagia deh rasanya kalo kamu bisa berkomentar baik tanpa ngasih link apapun dan enggak SPAM. :)