Selasa, 13 Agustus 2019

Mungkinkah Cek Kondisi & Jenis Kulit Melalui Teknologi Tes DNA?

Makin bertambahnya usia, tentu makin extra maintenance-nya. Setuju gak beb? Apalagi buat yang usianya 30++, perawatan kayaknya udah jadi rutinitas yang dilakukan buat mempertahankan kesehatan tubuh dan kulit. 

Iya, gak hanya tubuh aja yang dirawat semaksimal mungkin dengan mengonsumsi makanan sehat ataupun olahraga biar sehat terus kan ya. Perawatan kulitpun dilakukan semaksimal mungkin demi eksistensi di media sosial ataupun di kalangan pertemanan buibu jaman now.

DNA Tes
Terutama nih yang keliatan jelas yaitu kulit wajah, kalo gak melakukan perawatan yang ekstra dan maksimal, duh, mana berani buat posting foto selfie no makeup. Malah jangan-jangan seringnya post foto dengan aplikasi beautyplus. Berasa ngebohongin diri sendiri, meski hasilnya ciamik mulus bak pualam tapi kan aslinya, huhuhuhuh… sedih akutuh.

Harap maklum beb, meski usia 30++ akutuh suka halu berasa forever 22 aja usianya. Hingga sekarang pun, aku belum menemukan produk skincare yang beneran cocok dan sesuai sama jenis kulitku. Belum lagi banyaknya pilihan produk perawatan yang terpampang di media sosial bikin aku pingin cobain semua. Tapi… khawatir gak cocok atau imbasnya malah bisa menimbulkan masalah pada kulit wajahku.

The List of Skincare Routine 101 - Pic from Google 


Yes, dalam perjalananku buat nemuin produk perawatan wajah atau skincare yang tepat dan cocok macam jodoh sehidup semati, melewati proses trial and error yang gak sedikit. Pernah nih ya, karena lihat postingan teman tentang produk skincare, aku coba dong tanpa ‘ilmu’ pemahaman apakah produk tersebut cocok sama jenis kulitku. And yes, as you can guess, hasilnya breakout parah dong kulit wajahku. Jerawatan yang mati satu tumbuh seribu gitu, beb. Akupun merasa lelah dengan proses ini yang berimbas hilangnya waktu atau time spent.

Journey atau perjalananku tersebut dalam dunia marketing umumnya dikenal dengan istilah consumer pain points atau pengalaman yang menyulitkan konsumen, karena memilih produk perawatan yang sesuai dengan jenis kulit, bukan perkara mudah. Indeed, it is a pain point for me.

Pic from Google

Too many Skincare Products, Which one is perfect for you? - Pic from Google

Padahal, sebelum bisa menemukan produk skincare yang tepat, hal pertama yang dilakukan yaitu mengidentifikasi jenis kulit kita. Menurut dr. Leslie Baumann, seorang peneliti dan ahli kecantikan dari Amerika, jenis kulit sesungguhnya dibagi berdasarkan 4 kategori dasar, yaitu level sebum, sensitifitas, pigmentasi dan elastisitas.

Nah, dari 4 kategori dasar inilah, kita akan mendapatkan 16 jenis kondisi kulit yang berbeda. Wow! 16 jenis kulit yang berbeda beb! Lalu, yang kedua, dalam memilih perawatan yang tepat, ada banyak faktor lain di luar jenis kulit yang harus dipertimbangkan dalam memilih produk, seperti: Apakah produk menjawab kebutuhan spesifik kulit (menghilangkan noda hitam); Apakah bahan aktif kandungannya, aman untuk jenis kulit kita? Dan sebagainya.

Jadi jangan asal shortcut aja ya, beb. Beneran lho prosesnya kayak nyari jodoh, kudu yang memahami persis kondisi kulit kita, aman, cocok, dan ujungnya nyaman deh. Trus mulai deh aku ngayal, kalo aja ada alat praktis dan bisa mengetahui kondisi kulit aku yang sesungguhnya kayak tes DNA gitu beb. Kalo pakai DNA kita kan, at least nih ya, bisa ketauan dengan pasti dan jelas terpampang nyata kondisi kulit seperti apa.

Pic from Google
Sebagai organ tubuh paling luar, kulit merupakan lapisan pelindung yang bekerja 24/7 dan paling rentan terpapar oleh faktor eksternal seperti matahari dan polusi. Pengecekan DNA kulit bisa memberikan informasi yang akurat mengenai kualitas kolagen, elastisitas kulit, pigmentasi kulit, dan sebagainya. Tes DNA kulit sudah umum dilakukan di negara maju, untuk mengenal kondisi kulit dan mendapatkan perawatan yang tepat dan sesuai.

DNA merupakan asam nukleat yang menyimpan semua informasi tentang genetika. Tes DNA adalah prosedur yang digunakan untuk mengungkapkan secara akurat, informasi mengenai genetik dalam tubuh seperti potensi, risiko dan kebutuhan unik setiap individu yang berkaitan dengan banyak hal seperti kebutuhan suplemen dan nutrisi, intensitas olahraga yang sesuai, hingga perawatan kulit yang tepat dan lainnya. Salah satu hal paling mendasar yang bisa diperoleh dari tes DNA adalah kondisi kulit seseorang.

Pic from Google

Pic from Google
Seperti hasil riset yang diadakan JakPat menunjukkan bahwa betapa pentingnya tes DNA kulit. Malah ya, dalam konteks penggunaan produk perawatan wajah, hanya 15% responden yang mengatakan bahwa kinerja produk yang mereka gunakan, sesuai dengan harapan.

Sedangkan sisanya mengatakan bahwa mereka masih menderita masalah yang mengganggu seperti jerawat, iritasi, kulit kering, kulit berminyak, dan lainnya. 30% Responden juga merasa belum puas dengan kondisi kulit mereka saat ini, kendati telah menggunakan berbagai macam produk perawatan.

Lalu, hasil riset lainnya menunjukkan bahwa para responden sudah selektif dalam mencoba produk perawatan kulit, untuk mencegah terjadinya masalah kulit dan menghindari terbuangnya uang dan waktu dengan sia-sia. Itu lho proses Trial and Error yang berujung pada Time Spent. Belum lagi banyak budget keluar sia-sia kan ya, Cost nya itu lho, hahahaha. Mau perawatan khusus, suka gak ada waktu sama budget-nya yang mepet. Lagi-lagi ngomongin Cost kan, ya. Karena itu, aku berharap banget bisa melakukan pengecekan DNA sendiri, di rumah dengan mudah dan hasilnya akurat.

Pic from Google
JakPat sebagai Platform Online Survei, melihat bahwa DNA sudah menjadi subjek global yang telah dijajaki oleh para pakar kesehatan kulit, agar menjadi solusi bagi konsumen dalam memahami kondisi kulit mereka. Untuk itu, JakPat mengadakan survei pada tanggal 5 – 10 July 2019 terhadap 537 responden, mengenai pemahaman responden akan kondisi kulit mereka dan pendapat mereka akan manfaat teknologi pada konteks perawatan kulit,” kutipan narasumber, Aska Primardi, Head of Research Jakpat.

Lebih lanjut dari hasil riset Jakpat dalam konteks menemukan produk perawatan yang tepat, 50% responden setuju untuk memeriksakan kondisi kulit mereka dan secara umum memilih untuk pergi ke dokter kulit atau dermatolog. Dan, dalam konteks skin DNA treatment, kecenderungan responden untuk percaya akan hasil tes DNA kulit, mencapai 85%. Selain itu persentase minat responden untuk mencoba perawatan kulit dengan teknologi tinggi (hi-tech) mencapai 90%.

Me so happy... kalo aja ada teknologi canggih buat tes DNA kulit. Jadi gak nyoba-nyoba produk skincare...
Dari hasil survey Jakpat.net mengenai Teknologi DNA ini, menyadarkanku bahwa teknologi tes DNA secara global telah memberikan manfaat bagi individu yang ingin memahami kondisi kulit mereka dengan mudah. Tujuannya tentu, untuk meminimalisir pengalaman pain points konsumen. Teknologi tes DNA juga bisa menjadi solusi terbaik karena tes DNA dapat menjelaskan kondisi dan kebutuhan spesifik kulit konsumen yang sesuai dengan hasil tes DNA tersebut.

Kalo kamu masih penasaran dan ingin mendapatkan informasi yang jelas mengenai teknologi DNA untuk kulit, coba aja cek di website: www.smartskinsolution.com.

15 komentar:

  1. waahhh menariiik ;). aku ntr buka linknya mba. penasaran juga, walopun sbnrnya, aku ngerasa sih udh nemu skincare yg memang beneran cocok yaaa. Udh 2 thunan ini aku pake produk ini, dan sblmnya sempet tes juga dgn alat mereka apa sbnrnya masalah yg kulitku hadapin. dr situ konsultannya kasih advise produk apa yg cocok utk aku. alhamdulillah sih sampe skr aku ngerasain hasipnya bener dan work lah di kulitku. tp ttp aku ntr mau tau lbh dlm ttg tes dna kulit ini :)

    BalasHapus
  2. Aku baru tahuuu Mbak Aie..
    Ternyata ada tes DNA yang dapat menjelaskan kondisi dan kebutuhan spesifik kulit kita yang sesuai dengan hasil tes DNA tersebut. Cus aku mo kepin smartskinsolution ah

    BalasHapus
  3. ikutan daftar di webnya www.smartskinsolution.com biar gak penasaran lagi sama perawatan wajah yang cocok untuk kulit aq nih mbak, wish me luck jadi 100 orang yang beruntung untuk jadi pengguna eksklusif #smartskinsolution

    BalasHapus
  4. wah langsung di save nih skincare routinenya. dan thankyou for sharing mbaa

    BalasHapus
  5. Wow tes dna kulit, aku juga penasaran ingin coba. Aku juga belum menemukan skin care yang cocok nih. Padahal sebentar lagi usia mau 30. Harusnya sudah menemukan jodoh kulit yang tepat ya mba.

    BalasHapus
  6. Teknologi DNA kulit daku baru membacanya di sini mbak. Dengar pertama kali sih rada gimana gitu, ternyata pas baca lengkapnya nggak seperti yang saya duga

    BalasHapus
  7. Kalau sebelumnya aku tuh suka ikut2 trend dari seleb or beautyinfluencer ttg skin care routine eh taunya sdh beli mahal-mahal tidak cocok. Dengan tekhnologi ini jadi sudah pasti yang sesuai dgn DNA kulit kita ya mba.

    BalasHapus
  8. gileee, aku kok merasa gagal jadi beauty blogger setelah baca postingan kak Aie wkwkwk soalnya aku kudet, ga tau kalau ada tes DNA seperti ini untuk ngecek kondisi kulit hahahaa auto daftar ini mah, kepooo :)

    BalasHapus
  9. Wiiih.. Sekarang teknologi buat jadi cantik makin canggih ya kak, cek jenis kulit aja bisa pakai tes DNA.

    BalasHapus
  10. Aku dong Mbaaa, pernah coba coba skincare. Trus berangkat ke kantor siangan memang, 2 kali pake kok mukaku makin item kayak gosongggggg banget gitu. Dan pas kutanya ke dokternya, emang ngga bisa kena matahari sama sekali katanya. Aku ngga bisa. Kan bukan vampire. Wkwkwk

    BalasHapus
  11. Saya tadinya termasuk yang cuek sama kulit wajah. Belum nyadar kalau kulit wajah itu investasi. Giliran mulai peduli, sekarang bingung cari mana yang cocok. Menarik juga kalau ada tes DNA begini

    BalasHapus
  12. Wah ternyata emang banyak yg ngira kulitnya sesuai dgn jenis skincare yg dipakai tapi ternyata gak cocok ya. Kalau tes DNA bisa lbh akurat.
    BTW tadinya kupikir tes DNA-nya dilakukan di lab gtu mbak, lalau kalau ngecek di rumah bagaimana caranya? Aku msh bertanya2 hehe

    BalasHapus
  13. Saya ikutan halu juga, deh. Pengennya kalau kulit wajah mah tetap aja di uasia 20-an hehehe. Penasaran jadinya sama teknologi DNA ini

    BalasHapus
  14. Ini bermanfaat banget, mbak. Jadi bisa tahu jenis kulit diri-sendiri tanpa mengira-ira. Bahkan lebih akurat ya mbak kalo lewat DNA gini tuh. Langsung bisa capcus ke website-nya buat info lengkapnya, dehhhh.

    BalasHapus
  15. Penasaran tes dna yg ga harus ke laborat. Jd bisa tau kondisi kulit ya lewat dna jadi ga salah pilih skincare

    BalasHapus

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisanku ini, bahagia deh rasanya kalo kamu bisa berkomentar baik tanpa ngasih link apapun dan enggak SPAM. :)