Selasa, 07 April 2020

(Akhirnya) Aie ke Jepang!: The Preparation


 “Mbaa, aku mau ngasih kabar baik nih! Trip ke Jepangnya jadi ya mbaa.. tapi tanggalnya dari tanggal 2-6 Maret 2020. Masih bisa kan mba?”

Sepenggal chat WhatsApp dari agency yang bikin aku sangat happy banget. Gimana enggak, tawaran jalan-jalan ke Jepang mengemban Halal Travel ini beberapa kali datang. Ya kurang lebih 3x sejak 2017 yang lalu. Alhamdulillahnya, kesempatan itu datang di awal tahun 2020 ini.

Chat tersebut masuk di tanggal 2 Februari 2020, dimana gak hanya jadi hari yang cukup bikin aku terpuruk tapi di saat yang bersamaan ada sebuah kesempatan yang menurutku sangat baik kalo gak diambil. Yes, kabar kalo akhirnya aku terpilih untuk mengikuti Media Trip to Chubu Region, Japan bersama media dari JNTO atau Japan Natioanl Tourism Organization.

Meski sempat gamang dan bingung sama urusan kantor, I don’t know what to call this, such as blessing in disguise atau emang Allah udah takdirkan demikian. Iya, di hari yang sama kabar aku bisa berangkat ke Jepang bersamaan dengan di reject-nya aku dari salah satu kantor ahensi lokal. Sad but true. Well I can spill this out, lagipula ngapain mesti malu ya. Hehehe… Namanya juga hidup kadang ada di atas kadang di bawah.

Singkat cerita, aku pun mengiyakan tawaran tersebut, tentu setelah minta ijin sama suamiku. Alhamdulillah beliau mengizinkan juga, karena dalam media trip ini aku akan sharing tentang wisata dan kuliner yang Muslimah friendly di area Chubu, Jepang.

Apa itu JNTO?

JNTO adalah organisasi pariwisata yang bertujuan untuk memperkenalkan Jepang kepada orang banyak. JNTO Japan Travel Week ini akan memperkenalkan Jepang, serta menjual tiket pesawat. Ini pertama kalinya travel event diadakan secara online oleh JNTO di Indonesia 

The Preparation

Inget banget abis aku di reject, aku langsung menghubungi sahabatku, siapa lagi kalo bukan Lisna, yang aku yakin kalo aku share this dia gak akan judging or nanyain banyak pertanyaan or minta penjelasan dari kejadian tersebut. Alhamdulillahnya, dia bisa memposisikan dengan baik saat itu, dalam chat-nya dia support aku, kasih motivasi, nenangin mentalku yang bener-bener terpuruk saat itu. Gimana enggak, aku kan kerja buat bantu suami bayar setiap cicilan kehidupan. Hmm.. udahlah ya saatnya move on dan ceritain apa aja sih persiapan buat ke Jepang saat musim semi.


Seperti yang sudah diketahui, Jepang mempunyai 4 musim sepanjang tahun yang dapat dinikmati keindahan alamnya, yaitu:

Musim Semi: Maret – Mei
Musim Panas: Juni – Agustus
Musim Gugur: September – November
Musim Dingin: Desember – Februari

Cuaca di Jepang berbeda pada setiap area dari utara ke selatan. Pada musim tertentu Jepang bagian tengan seperti area Chubu dapat mencapai 0 derajat saat musim dingin, dan bagian selatan Jepang dapat mencapai 35 derajat pada musim panas.

Wilayah Chubu terletak di tengah-tengah Honshu dan meliputi 9 Prefektur. Wilayah ini merupakan lokasi Gunung Fuji dan Japanese Alps yang membelah negara ini menjadi Sisi Pasifik yang cerah di musim dingin, dan Sisi Laut Jepang yang bersalju di musim dingin.



Kebetulan aku berkesempatan buat berkunjung ke 3 prefektur, yaitu:
Prefektur Nagano, memiliki suhu rata-rata 17 derajat celcius dalam satu tahunnya. Suhu tertinggi adalah pada bulan Agustus, yaitu 31 derajat celcius sementara suhu terendah adalah pada bulan Januari, yaitu -5 derajat celcius.

Prefektur Yamanashi, memiliki suhu rata-rata 19 derajat celcius dalam satu tahunnya. Suhu tertinggi adalah pada bulan Agustus, yaitu 32 derajat celcius, sementara suhu terendah adalah pada bulan Januari -4 derajat celcius.

Prefektur Shizuoka, memiliki suhu rata-rata 21 derajat celcius dalam satu tahunnya. Suhu tertinggi adalah pada bulan Agustus, yaitu 31 derajat celcius sementara suhu terendah adalah pada bulan Januari, yaitu 1 derajat celcius.



Beberapa hal yang dibutuhkan untuk masuk negeri sakura ini, seperti:

Dokumen Perjalanan

Alhamdulillahnya lagi, visa Jepang ini diurus oleh pihak agency dan JNTO yang sangat baik mempersiapkan segala sesuatunya. Adapun dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukan Visa Jepang antara lain:

- Original passport
- Copy of ID card (KTP) 
- Copy Kartu Pelajar / Kartu Mahasiswa (untuk anak yang masih belajar)
- Copy of Family card atau KK
- Photographs 4.5cm X 4.,5cm (2 pieces - color, with white background)
- Original Visa application form (2 pages) and signed
- Copy bank statement latest  3 months

Bagi pengguna paspor biasa proses visa memerlukan waktu 5 hari kerja, sejak pengajun diterima oleh pihak VFS Global, dan bagi pemengan e-paspor diberi kemudahan mendapatkan “Visa Waiver” multiple entry yang berlaku selama 3 tahun, untuk masa kunjungn maksimal 15 hari setelah melakukan registrasi.




Pakaian dan Perlengkapan lainnya

Berhubung ketika aku berangkat ke Jepang itu belum official musim semi, masih ada bau-baunya musim dingin, jadi disarankan membawa:
  • Winter boots atau sneaker yang nyaman
  • Kaos kaki tebal, akhirnya aku 2 pasang kaus kaki heat tech di Uniqlo beb, untungnya lagi diskon
  • Baju lengan panjang atau heattech buat dalaman, yang juga aku beli di Uniqla dengan harga diskon
  • Mid-wear, sweater, jacket, parka, coat apapun yang membuat tubuh makin hangat
  • Sarung tangan
  • Masker, aku bawa masker kain 2, dan masker juga dikasih oleh travel guide di sana
  • Obat-obatan
  • Multiadaptor
  • Wifi & Powerbank, eh ternyata juga disediakan oleh pihak JNTO
  • Chargeran
  • Alat makeup
  • Perlengkapan shalat
  • Pop Mie
  • Abon Cabe
  • Hand sanitizer





FYI, aku masih gamisan kok ke sana, alhamdulillah gak merepotkan malah justru lebih nyaman. Lalu, powerbank jangan sampai lupa bawa selama di Jepang karena berbagai restoran, mall atau tempat belanja dan tempat umum lainnya tidak diperkenakan untuk charging.

Ketentuan Bagasi di Pesawat


Untuk PENERBANGAN INTERNATIONAL GARUDA, berat bagasi maksimum 32 kg per piece (kelas ekonomi) untuk 2 bagasi dengan total 46 kg dan berat tidak lebih dari ketentuan per satu bagasinya.

Berdasarkan peraturan airlines, 1 orang hanya diizinkan membawa 1 hand carry ukuran 56 cm X 36 cm X 23 cm dan berat maksimum 7 kg




Barang - barang runcing seperti pisau, gunting, jarum, gunting kuku, baterei, shaver, sikat gigi elektronik, hair spray, dll harus disimpan didalam bagasi, tidak boleh di tas atau hand carry.

Baterai litium (termasuk Powerbank, tablet, dan laptop) dan alat catok (perlurus rambut) berbaterai juga tidak diperkenankan masuk dalam bagasi. (dibawa di hand carry).

Sesuai ketentuan baru mengenai barang bawaan maka semua perjalanan tidak diperkenankan membawa barang berbentuk cair/gel didalam hand carry. Barang cair diberi kelonggaran dengan batas 3-Oz (sekitar 90 ml) dan harus dimasukkan ke kantong plastik kedap air (ziplock bag).



Contoh nya seperti : minyak wangi, obat tetes mata, lotion, lipstick, pasta gigi, obat kumur, balsem, PPO minyak angin, salep/obat-obatan, obat softlens, kosmetik cair dan semua barang cair /gel lainnya.  

Untuk penerbangan domestik Jepang air mineral dapat dibawa setelah check point ke kabin.

Lalu selama di Jepang, tempat wisata dan kuliner apa aja ya yang akan aku kunjungi dan nikmati? To be continue.... 





70 komentar:

  1. Alhamdulillah yaa akhirnya bisa menginjakan kaki di jepang, yeeah. Meski dengan prepare yang bener2 harus sipakan sebelomnya.

    Sementara aku gigit jari, skedul akhir maret terpaksa cancel and refund karena situasi begini. Belom jodoh main2.

    Menanti cerita selanjutnyaaa

    BalasHapus
  2. Pop mie dan abon cape masuk dalam list yang harus dibawa ya sis hehe.. Jepang ini masuk salah satu my wish list destinasi mancanegara yang ingin aku kunjungi banget.. apalagi anakku yang kedua.. pengen banget ke Jepang, semoga ada waktu dan kesempatan untuk bisa ke Jepang bersama keluarga tercinta.. aamiin

    BalasHapus
  3. Masya Allah, berkesan sekali ya pastinya perjalanan ke Jepangnya, Mbak.
    Memperkenalkan wisata halal sungguh hal yang sangat baik supaya kita-kita ini kalo ada rezeki ke Jepang mudah menemukan informasinya.

    BalasHapus
  4. wah gak sabar nih nunggu cerita selanjutnya. Ini ke Jepang pas covid belum rame ya mbak? Beneran penasaran loh saya karena kan ada Covid nih pas maret

    BalasHapus
  5. aaah Jepaaaang yang memang selaluuu menyenangkaan yaa mba. AKu ngga pernah bosen..selalu ada aja yang baru yang bisa kita nikmati

    BalasHapus
  6. Wow, keren pastinyalah mb Andiyani bisa ke Jepang meskipun di tengah situasi direject agency sebelah hehehe...ga apa2 namanya hidup selalu kudu bisa memilih. Yang penting ga membenani orang lain, bukan? Katanya, bahagia itu kita yang bikin sendiri. Serunyaaaa 4 hari di Negeri Sakura..aku lihat postingan2 mbak di FB rasanya ikut happy. Persiapan bawaannya banyak juga ya hehehe. Mantap.

    BalasHapus
  7. Seruuuu banget, Mbaa
    Aakkk, aku juga mupeng cuss ke Jepang.
    Semoga corona segera berakhir.
    InsyaAllah bisa travelng lagiiii

    BalasHapus
  8. Isssh kalo udh baca ttg Jepang aku slalu kangen pgn balik LG :). Semoga wabah ini cepet berlalu, soalnya feb 2021 aku bakal ke sana lagi Ama keluarga :). Negara ini termasuk yg aku ga bosen2 utk datangin tiap THN mba :D

    Ditunggu cerita2 Jepang lainnya mba

    BalasHapus
  9. Salah satu destinasi impian ini ke Jepang. Bismillah semoga ketular yah Mbak hehe. Jadi penasaran postingan selanjutnya

    BalasHapus
  10. Menarik nih Mbak Wisata halal di Jepang. Penduduk negara-negara muslim akan semakin banyak yang datang ke Jepang. Mbak walau ditolak di ahensi lokal, tapi ada obat kecewa dengan trip ke Jepang, itu berkat banget deh kayaknya

    BalasHapus
  11. Katanya, di setiap kesusahan yang kita alami, selalu ada kegembiraan yang kita dapat :)
    Kemarin waktu lihat foto-foto Aie ke Jepang di Instagram, senang ngeliatnya ceria.
    Salah satu travel wishlistku nih, ke Jepang.

    BalasHapus
  12. Pengalaman yg menyenangkan walau di saat yg sedih ya Mba, aku juga ingin ke Jepang suatu saat nanti semoga ada umur dan rezeki

    BalasHapus
  13. salah satu negara yang kan kukunjungi adalah jepang, sampai kutitipkan harapan ini pada anak-anak, semoga mereka nanti bisa stay di sana dan aku ikutan mereka ke jepang, semoga tercapai yah

    BalasHapus
  14. Wah senang sekali bisa bertandang ke Jepang. Terimakasih info lengkapnya ya mak, bisa jadi referensi jika suatu saat ada rezeki berkunjung ke sana

    BalasHapus
  15. Wah, pasti bakal seru nih aktivitas wisata halal di Jepang.
    Kudu pantengin postingan selanjutnya ne!

    BalasHapus
  16. Ye senengnya, akhirnya ke Jepang. Dan ternyata prepare ke sana itu banyak juga ya. Dan harus tahu juga musim di sana, biar gak salah kostum nantinya.

    BalasHapus
  17. Hihi,,, Alhamdulillah ya Mba, akhirnya. Lihat update mba di instagram ttg perjalanan ke Jepanng sungguh sangat menggugah. Bila musim sulit berlalu, saya juga mau ke sana. Insyallah bisa ikut jejak Mba Andiyani..

    BalasHapus
  18. Alhamdulillah di reject satu aghensy malah dapat rejeki berangkat ke Jepang. Masyaa Allah tabarokallah. Langsung diganti kontan sama Allah.
    Noted banget ini ntar kalau mau berangkat ke Jepang. Aamiin.
    Salah satu tempat yang masuk ke wishlist-ku selama ini. Kosmetik dan perlengkapan yang bentuk gel harus masuk plastik ziplock semua ya Mbak. Kirain cuam yang cair saja.

    BalasHapus
  19. Barakallah teh Aie udah sampai Jepang dan disponsorin pula. Selalu ada makna ditiap kejadian ya. Mau sambil catet preparation-nya buat aku ke Jepang nanti. Ditunggu cerita selanjutnya.

    BalasHapus
  20. siap membaca postinga selanjutnya. Ada penghiburan di tengah kesedihan ya mbak Aie...

    BalasHapus
  21. Yeaah, pastinya seru sekali bisa liburan ke Jepang. Gak sabar denger cerita Mbak Aie selama di Jepang.

    BalasHapus
  22. Aku rajin kepoin perjalanan kak Ai ke Jepang kemarin.
    Seneeeng banget liat Jepang, kak.
    ALhamdulillah yaa...pihak Jepang masih membuka untuk wisatawan.

    Aku pun menanti kisah selanjutnya...
    Fightiing, kak Ai~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah...
      Pihak travelnya sangat membantu sekali untuk semua persiapan yaa, kak.
      Itinerary untuk 5 hari di Jepang padat banget yaah...?

      Hapus
  23. Jepang negara yang selalu bikin balik kan mbak Aie? Kalau ke sana berulang kali gak akan bosan krn teknologi berpadu sama tradisi gtu ya.
    Haha tetep ya bawa boncabe drpd gak bisa makan yang gak pedes :D

    BalasHapus
  24. Alhamdulillah mbaaaaa rejeki ga pernah salah ❤❤❤ semoga habis ini diberikan pekerjaan untuk bantu suami yang lebih berkah

    Mbak itu pas musim covid19 isolasi mandiri berarti ya. Alhamdulillah sehattt-sehat yaaaa😍😍

    BalasHapus
  25. Aiihh senengnya yaa.. Allah selalu memberikan yang kita butuhkan ya. Di saat terpuruk dengan kejadian lain, ada kejadian baik lainnya yang menjadi pemberi kebahagiaan yang tak kita duga-duga sebelumnya.

    Ditunggu ya kisah di Jepangnya, Aie.

    BalasHapus
  26. Jepang ini salah satu negara yang ingub kukunjungi nih. Dan bulan Mei harusnya ngikut bosku ke Jepang, lagi pademi, akhirnya dibatalin nih.
    Tapi baca ini jadi punya referensi bagus, aku save ah.

    BalasHapus
  27. Seru banget mbak bisa ke Jepang. Main salju di sana asyik banget pasti. Semoga musim dingin nanti udah bebas jalan2.

    BalasHapus
  28. Jepang!!! my favorite country to go so far. ini gegara terpatri oleh berjibun manga dan anime yang sudah dibaca. apalagi dulu sempet ada pelajaran bahasa dan budaya jepang pas SMA... wah selamat yak.. doakan kami segera bisa ke sana juga

    BalasHapus
  29. wah senangnya mba bisa main ke negara Jepang, negara impian banyak orang termasuk saya :D btw tetap semangat yaa mba walau sudah di reject kan masih ada rezeki ditempat lain insyaAllah :)

    BalasHapus
  30. Kebalikan dari kita ya kak justru mall and resto lagi hot hotnya ada tempat ngecahrge hahaha

    BalasHapus
  31. MasyaAllah, menginspirasi sekali perjalanannya mbak. Semoga nanti bisa ke Jepang juga, salah Negara impian untuk dikunjungi sejak dulu.

    BalasHapus
  32. aura bahagianya kak Aie nyampe ke pembaca loh hahhaaa semoga suatu hari nanti aku juga bisa ke Jepang kayak kak Aie ya :)

    BalasHapus
  33. Alhamdulillah ya Mbak akhirnya bisa ke Jepang juga atas izin suami dan tentu saja blessing Allah, masalah kerjaan juga akhirnya bisa dihandle meski ada yang direject. Mudah2an aku juga bisa ke Jepang kayak mb Aie amiiin

    BalasHapus
  34. senang ya mba akhirnya waiting listnya kechecked, aku juga sama kalau udah ada yang checked senang banget, aps ke sana pas musim salju ya, wah seru banget, kangen sama gunung fujinya

    BalasHapus
  35. Wah seru banget ke Jepang mbak, jadi ingat Lupin Ranger kalau ada yang menyenggol soal Jepang soalnya sering sekali tayang di tv dan nonton bareng ponakan.

    BalasHapus
  36. asik banget ih ke jepaaang, jepang salah satu wish list negara yang pengen banget aku kunjungi nih, semga suatu hari nanti bisa terwujud nih hehe

    BalasHapus
  37. cita-cita banget ke Jepang, karena mau mengunjungi museum Doraemon itu sama ke cafe sanrio, mau belanja gudetama huhuhuh

    BalasHapus
  38. Wah serunya mba Aie jalan2 ke Jepang, bener banget meski bekel saos atau bon cabe secara disana adanya Wasabi hihi

    BalasHapus
  39. Senangnya akhirnya bisa menginjakkan kaki ke Jepang, salut kak dengan persiapannya yang super lengkap dan matang. Cocok banget nih buat yang berencana ke Jepang nyiapin yang kurang lebih sama. Enaknya ada yang ngebantu ngurusin dokumen ya kak

    BalasHapus
  40. Asiknya ke Jepang di awal musim semi. Alhamdulillah, menyenangkan sekali travelingnya mba. Saya masih mimpi nih ke Jepang. Kalo suami sih udah dua kali ke sana untuk training kantornya. Memang harus bersabar dulu sembari terus nabung dan cari waktu tepat.

    BalasHapus
  41. Wow bener2 blessing in disguise itu mba. Hehehe... kapan lg kan kesempatan bs ke Jepang 😍

    BalasHapus
  42. Kl ada kesempatan ke sana pasti pilih musim dingin kali ya, secara gbada salju di Indonesia

    BalasHapus
  43. sepertinya emang lebih enak gamisan deh. hangat. wkwkw. saya biasanya pakai celana panjang juga sih biar kalau naik2 kitanya bs bebas gerak bergamis

    BalasHapus
  44. Banyak ya kak persiapannya🤣 aku kalau ke negara lain juga pasti ribet prepare ini itu biar di sana ga repot2 nyari. Apalagi ka ai ya yg ke jepang mas musim nya masih dingin2, pasti bawannya banyak bgt

    BalasHapus
  45. yeay akhirnya baca juga nih preparation nya, kali aja gitu ada rejeki bisa kesana kan nyontek ini dulu deh. btw congrats ya kak, ini tuh hadiah untuk orang sabar seperti kak aie...

    BalasHapus
  46. jadi keinget kabar baik dihidupku yang hampir sama ditahun 2017, senengnya ngga bisa diomongin dengan katakata ya mbaa. pasti bakalan jadi pengalaman yang ngga bakal dilupain, dari mulai kabar itu, persiapan, perjalanan, dan pas disanaa. ahhh ngebayanginnya aja indah bangettt

    BalasHapus
  47. Dibalik kisah sedih pastinselalu ada kisah bahagia lainnya. Seru banget mbak bisa ke Jepang. Doakan aku bisa dapet kabar bahagia kayak gini juga ya mbak.. hihi

    BalasHapus
  48. baca ini jadi kangen sama yang namanya jalan - jalan hehe. Halu bentar sambil baca tulisan kamu rasanya adem bgt

    BalasHapus
  49. Wuihhhh....tanggal keberangkatannya pas udah musim korona ya. Masih aman Mbak waktu itu?

    BalasHapus
  50. Alhamdulillah sebelum pandemi covid-19 datang, bisa berkesempatan menginjakkan kaki di negara Jepang lebih dahulu ya

    BalasHapus
  51. Memang ya skenario Allah itu tidak ada yang tahu.. kita hanya bisa berdoa dan berharap ingin ini ingin itu.. tapi Allah SWT juga yang maha mengetahui apa yang menjadi kebutuhan hambanya.. semoga setelah ini masih banyak skenario Allah lagi yang lebih indah untuk aie dan juga keluarga ya

    BalasHapus
  52. Wah alhamdulillah ya awal Maret kemarin masih sempat ke Jepang, sebelum susah kemana2 sekarang ini. Aku pengen banget ke Jepang, memang tertarik dengan budaya, alam dan teknologinya, sekalian main ke tempat sepupuku yang udah belasan tahun tinggal di Shizuoka. Tapi belum ada kesemlatan niy. Semoga nanti klo pandemi ini selesai bisa berkesempatan pergi ke Jepang. Aamiin.

    BalasHapus
  53. Negara yg pengen bgt aku kunjungi.
    Semoga dikasih kesempatan bisa kesana, aamiin

    BalasHapus
  54. Enak ya bisa diberi kesempatan jalan2 ke japan, salah satu negara yg pengen bgt aq kunjung

    BalasHapus
  55. Bulan maret masih boleh ya masuk Jepang? Ya ampun seneng banget mbak bisa ke Jepang, gratis lagi! Negara impian aku banget ini... gak sabar nunggu cerita selanjutnya!

    BalasHapus
  56. Waahh..senangnya bisa jalan-jalan ke Jepang. Soal pekerjaan pasti nanti akan ada ganti yang lebih baik mba. Amin..

    BalasHapus
  57. Paling oke ke Jepang itu pada saat winter menurutku hehehe apalagi kalau sempat datang ke onsen. Plus makan jamur panggang yang yummy banget :)

    BalasHapus
  58. Bener banget kata orang bijak ya mbak, kalau sudah rejeki gabakal kemana.. Gagal di agensi, berhasil pergi ke Jepang.. Btw preparation nya lumayan simple ya mbak, apalagi dibantu sama pihak travel.

    BalasHapus
  59. Waah.... aku jadi pengen ke jepang nih, sepertinya menarik.

    BalasHapus
  60. Senangnya ke Jepang ya mba, pasti seru banget yaaa, plus thanks udh dikasih info prepareationnya apa aja yang harus disiapin sebelum long trip gitu

    BalasHapus
  61. Seru juga bisa jalan-jalan ke Jepang, selain mempelajari budaya yang ada di Jepang, tentu tak ketinggalan yang seru lainnya adalah pariwisata dan kuliner nya enak-enak ya kak disana.

    BalasHapus
  62. Untung sempat ke jepang kak hhi, aku ntar habis pandemi mau explore Jepang juga

    BalasHapus
  63. Dari empat musim itu, mana yang paling menarik ya mba, kalo musim dingin kayaknya ngak banyak bisa eksplore, benar ngak

    BalasHapus
  64. Whaaaaa ternyata ini baru prepsnya aja dan belum ke sanaa, jadi seneng banget ya kak akhirnya terwujud. Karena beda musim dan kondisinya berbeda jauh, memang persiapannya jangan main2 betul ya kak. Aku saved ini ah buat kali aja siapa tau ke Jepang juga hihi

    BalasHapus
  65. Masya Allah bisa berkunjung ke negeri sakura. Perjalanan yang membahagian nih.

    BalasHapus
  66. Jadi pengen liburan jih, nunggu pandemi ini berakhir

    BalasHapus
  67. Wah bakalan panjang nih series perjalanan mbak Aie ke Jepang. Aku kepoin igs-nya mbak Aie pas jalan-jalan ke Jepang lho. Seru banget emang. Ternyata persiapannya mesti matang juga ya sebelum berangkat.

    BalasHapus
  68. Akhirnya ke Jepang juga yaa...bahagianya. Duhhhh...jadi mupeng juga nih. Jepang tuh satu negara impianku. Tp next nabong dl...hihi. mksh ya mb udh cerita ttg Jepang...

    BalasHapus

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisanku ini, bahagia deh rasanya kalo kamu bisa berkomentar baik tanpa ngasih link apapun dan enggak SPAM. :)