Stop Stres Soal Hal yang Nggak Bisa Lo Kontrol, Fokus ke yang Ada di Tangan Lo

Jumat, 09 Januari 2026

Ada satu pola yang sering banget muncul belakangan ini.

Orang-orang datang ke sesi coaching dengan kondisi yang sama: capek.
Capek fisik, capek mental, capek hati.
Tapi kariernya? Masih di situ-situ aja.

Stop  Stres Soal Hal yang Nggak Bisa Lo Kontrol, Fokus ke yang Ada di Tangan Lo


Lalu keluar satu pertanyaan klasik yang jujur banget:

“Kenapa gue capek banget, tapi karier gue gitu-gitu aja?”

Jawabannya ternyata bukan karena mereka kurang kerja keras.
Bukan juga karena mereka nggak kompeten.

Masalahnya satu: energi mereka habis di tempat yang salah.

Banyak dari kita—mungkin juga kamu—nggak sadar kalau stres terbesar dalam karier justru datang dari hal-hal yang sebenarnya nggak bisa kita kontrol.

Stop  Stres Soal Hal yang Nggak Bisa Lo Kontrol, Fokus ke yang Ada di Tangan Lo

Politik kantor yang nggak sehat.
Atasan yang mood-nya susah ditebak.
Keputusan promosi yang terasa nggak adil.
Kompetisi di luar sana yang makin gila.

Semua itu nyata. Semua itu melelahkan.
Tapi juga… di luar kendali lo.

Masalahnya, kita sering kejebak buat terus melawan hal-hal itu.
Ngomel. Overthinking. Marah. Banding-bandingin diri sama orang lain.
Dan tanpa sadar, energi kita habis di situ.

Padahal energi itu terbatas.

Stop  Stres Soal Hal yang Nggak Bisa Lo Kontrol, Fokus ke yang Ada di Tangan Lo

Yang sering kita lupa: bukan semua hal di karier itu bisa kita atur.
Tapi selalu ada bagian yang sepenuhnya ada di tangan kita.

Cara lo ngelola stres.
Cara lo merespons feedback.
Skill apa yang lo kembangin.
Siapa yang lo ajak
networking.

Gimana lo membangun reputasi dan personal branding.

Bahkan di era digital sekarang, banyak orang yang berangkat dari kesadaran ini—termasuk mereka yang memilih jalur kreatif. Misalnya, seorang Travel Blogger Balikpapan yang konsisten membangun portofolio, bukan sibuk membandingkan diri dengan creator lain. Atau Beauty Blogger Balikpapan yang fokus mengasah ciri khas dan kualitas konten, bukan larut dalam drama algoritma.

Itu semua bukan milik atasan lo.
Bukan milik sistem.
Itu milik lo.

Stop  Stres Soal Hal yang Nggak Bisa Lo Kontrol, Fokus ke yang Ada di Tangan Lo

Lo bisa habisin waktu berjam-jam ngomel soal keputusan promosi yang nggak lo dapet.

Atau lo bisa pakai waktu itu buat ningkatin value lo di kerjaan—pelan tapi konsisten.

Lo bisa frustasi sama rekan kerja yang nyebelin.
Atau lo bisa fokus bangun citra profesional yang solid, yang tetap berdiri bahkan di lingkungan yang ribet.

Dua-duanya sama-sama capek.
Bedanya, yang satu bikin lo muter di tempat, yang satu bikin lo maju.

Karier yang berkembang itu jarang banget soal keberuntungan semata.
Lebih sering soal ke mana lo naruh energi.

Kalau setiap hari energi lo habis buat mikirin hal yang nggak bisa lo kontrol, wajar kalau lo ngerasa lelah tapi nggak ke mana-mana.

Tapi begitu fokus lo pindah ke hal-hal yang bisa lo pegang, pelan-pelan hidup mulai terasa beda.

Stop  Stres Soal Hal yang Nggak Bisa Lo Kontrol, Fokus ke yang Ada di Tangan Lo


Bukan berarti masalah langsung hilang.
Bukan berarti politik kantor lenyap.
Bukan berarti atasan langsung berubah.

Tapi lo berubah.

Lo jadi lebih sadar:
“Oh, ternyata gue punya pilihan.”

Pilihan buat merespons dengan lebih dewasa.
Pilihan buat ningkatin skill tanpa harus nunggu disuruh.
Pilihan buat dikenal karena kualitas kerja, bukan drama.

Stop  Stres Soal Hal yang Nggak Bisa Lo Kontrol, Fokus ke yang Ada di Tangan Lo

Ada satu kalimat sederhana tapi ngena banget:

Energy follows focus.

Energi lo akan ngikut ke mana fokus lo pergi.

Kalau fokus lo ke hal yang bikin lo powerless, energi lo ikut habis.
Kalau fokus lo ke hal yang bisa lo bangun, energi lo mulai terasa berarti.

Dan ini bukan soal jadi dingin atau nggak peduli.
Ini soal bijak milih medan perang.

Karena hidup—terutama karier—bukan tentang menang di semua hal.
Tapi tentang nggak kehabisan tenaga sebelum sampai tujuan.

Stop  Stres Soal Hal yang Nggak Bisa Lo Kontrol, Fokus ke yang Ada di Tangan Lo

Jadi sekarang coba berhenti sebentar.
Tarik napas.
Dan tanya ke diri sendiri dengan jujur:

Dari semua hal yang sebenarnya ada di dalam kendali lo…
mana yang paling sering lo abaikan?

Karena bisa jadi, di situlah titik balik lo selama ini nungguin buat diperhatiin.

Posting Komentar

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisanku ini, bahagia deh rasanya kalo kamu bisa berkomentar baik tanpa ngasih link apapun dan enggak SPAM. :)