Bukan Mau Sok Rajin, Tapi Tahun Ini Aku Pengen Baca Buku Sampai Tamat

Senin, 26 Januari 2026

Ada satu niat yang hampir selalu aku tulis tiap awal tahun:

“tahun ini mau lebih rajin baca buku.”

Niat Baca Buku Tiap Tahun, Tapi Kok yang Tamat Cuma Satu

Dan hampir tiap akhir tahun juga, aku cuma bisa senyum kecut sambil ngelirik buku-buku yang masih rapi di rak. Belum kebuka. Belum disentuh. Kadang masih wangi toko buku.

Akhirnya aku sadar satu hal:
masalahnya bukan karena aku nggak suka baca, tapi karena aku terlalu ambisius sama target, padahal energiku nggak selalu stabil.

Tahun ini, aku mencoba berdamai.

Niat Baca Buku Tiap Tahun, Tapi Kok yang Tamat Cuma Satu

Buku yang Sudah Kubaca Tahun Ini: Broken Strings

Satu buku yang benar-benar aku baca sampai tamat adalah Broken Strings karya Aurelie. Buku ini bukan tipe bacaan yang bikin deg-degan atau plot twist di tiap halaman. Justru sebaliknya—pelan, sunyi, dan terasa personal.

Rasanya kayak lagi duduk di ruang tunggu emosi sendiri.

Aku sampai menuliskan review-nya juga di blogku www.andiyaniachmad.com,
karena buku ini berhasil bikin aku berhenti sejenak dan mikir:
oh, ternyata luka nggak selalu harus ribut buat didengar.

Niat Baca Buku Tiap Tahun, Tapi Kok yang Tamat Cuma Satu

Dan dari situ aku belajar:
selesai membaca satu buku itu lebih meaningful daripada punya banyak buku tapi cuma jadi pajangan.

Target Bacaan Tahun 2026 (Versi Realistis)

Untuk tahun 2026, aku nggak mau pasang target muluk.
Nggak 52 buku. Nggak mau ikut-ikutan reading challenge yang malah bikin stres.

Targetku sederhana:
>> 6–8 buku, tapi benar-benar dibaca sampai tamat.

Niat Baca Buku Tiap Tahun, Tapi Kok yang Tamat Cuma Satu

Ini beberapa buku yang ingin aku baca (dan alasannya):

  1. Atomic Habits – James Clear
    Karena aku lagi pengen membangun kebiasaan kecil, termasuk kebiasaan baca itu sendiri.

  2. The Midnight Library – Matt Haig
    Banyak yang bilang buku ini cocok buat yang lagi mikir, “kalau hidupku beda, jadinya gimana ya?”

  3. Filosofi Teras – Henry Manampiring
    Ingin membaca dengan versi diriku yang sekarang: lebih tenang, lebih nerima.

  4. Laut Bercerita – Leila S. Chudori
    Buku yang selalu ada di wishlist tapi selalu kalah sama alasan “nanti aja”.

  5. Ikigai – Hector Garcia & Francesc Miralles
    Karena aku lagi tertarik sama konsep hidup yang pelan tapi bermakna.

  6. Buku esai atau cerpen
    Buat dibaca di hari-hari ketika otak lagi capek mikir berat.

Niat Baca Buku Tiap Tahun, Tapi Kok yang Tamat Cuma Satu

Gimana Caraku Biar Bukunya Beneran Kebaca?

Ini bagian paling krusial. Karena niat tanpa sistem cuma jadi wacana.

Beberapa cara yang ingin aku jaga:

  • Baca dikit tapi rutin
    10–15 halaman per hari itu cukup.

  • Kurangin scrolling, ganti buka buku
    Nggak harus lama, yang penting konsisten.

  • Baca sesuai mood
    Capek? pilih bacaan ringan. Jangan maksa.

  • Kasih tanda di kalimat yang kena
    Supaya aku merasa “nyambung” sama isinya.

  • Nggak marah sama diri sendiri kalau bolong
    Besok bisa lanjut lagi.

Niat Baca Buku Tiap Tahun, Tapi Kok yang Tamat Cuma Satu

Kiat Membaca Efektif Versi Aku

Buatku, membaca efektif itu bukan soal cepat selesai, tapi:

  • ada satu kalimat yang nempel,

  • ada satu rasa yang ikut pulang,

  • dan ada satu sudut pandang baru.

Aku nggak lagi pengen pamer jumlah buku.
Aku pengen baca buku yang tinggal lebih lama di kepala.

Karena di tengah hidup yang serba cepat,
membaca pelan itu bentuk self-care juga.

Niat Baca Buku Tiap Tahun, Tapi Kok yang Tamat Cuma Satu

Kalau kamu,
tahun ini mau baca berapa buku?
dan buku apa yang sebenernya sudah lama nunggu buat dibaca?

Posting Komentar

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisanku ini, bahagia deh rasanya kalo kamu bisa berkomentar baik tanpa ngasih link apapun dan enggak SPAM. :)