Rabu, 13 Mei 2020

Ramai Sepi Bersama: Meski Pandemi di Ramadan Tahun Ini, Alhamdulillah Masih Bisa Silaturahmi Setiap Hari

“Mertua: Jadi Lebaran nanti gak bisa ke Bandung ya karena corona?

Aku: Iya Bu, punten… Ramadan dan Lebaran tahun ini gak bisa ke Bandung. Gapapa ya Bu”


Rasanya sedih karena tahun ini qadarallah merasakan Ramadan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena pandemi covid-19. Gak ada lagi tuh anak-anak komplek bangunin sahur sambil pukul-pukul bedug. Panggilan tarawih di masjid/musholla pun tak akan terdengar. Hunting takjil di mall-mall pun harus diikhlaskan tidak dilakukan. Ajakan bukber teman, sahabat, keluarga tak bisa dilakukan. Sedih? Iya beb, bukan lagi, tapi hal yang membuat hati ini ikhlas menerima semua kondisi ini karena Allah ijinkan, Allah ridhoi ini terjadi. Artinya pasti akan ada hikmah dibalik pandemi covid19 beb. Salah satunya, masih bisa silaturahmi setiap hari dengan teman, sahabat, & keluarga dekat.


Ramadan di Rumah
Ramadan di rumah aja tahun ini tanpa disadari adalah jawaban dari banyak doa manusia muslim di muka bumi ini, beb. Coba deh telaah lagi, pernah gak sih sebelum pandemi ini kamu ingin rasanya Ramadan di rumah, biar bisa khusyuk ibadahnya? Atau mau banget saat Ramadan bisa punya lebih banyak waktu sama keluarga di rumah. Buat aku, Ramadan tahun ini semacam jawaban dari banyaknya doa yang kupanjatkan disela-sela kesibukan dunia.


Meski masa pandemi ini terasa sulit, Ya Allah bukannya mau mengeluh, hanya, iya alhamdulillah sungguh terasa ujian dari Allah ini. Sebulan sebelum anjuran di rumah aja dan PSBB aku udah dirumahkan a.k.a PHK beb. Masya Allah banget gak tuh? Rencananya setelah trip ke Jepang bulan lalu aku tuh mau lempar-lempar CV ngelamar lagi jadi pengabdi ahensi atau corporate. Tapi Allah berkehendak lain, persis seminggu setelah aku balik dari Jepang anjuran di rumah aja dari Gubernur DKI Jakarta pun dikeluarkan. Sontak, gak ada kesempatan lah ya buat aku menerima panggilan interview dari semua CV yang aku lemparin.
Gak lama dari anjuran PSBB pun, alhamdulillah lagi suami dapat jadwal kerja seminggu dua kali, artinya gaji yang diterima pun dikurangi meals & transport. Sedangkan tabungan dana darurat di bulan ke-2 aku dirumahkan sudah mulai menipis. Harap maklum itu cicilan kehidupan berentet yang kudu dibayar setiap akhir bulan.



Sempat khawatir, nanti gimana ya Ramadan, secara pendapatan berkurang. Tapi thanks god to teknologi digital dimana memudahkan aku buat berkomunikasi dengan teman, sahabat, keluarga, dan mertua via video call atau chat. Kegiatan kajian pun masih bisa dilakukan secara online. Dan yang paling bikin aku bersyukur banget dari masa pandemi ini, cita-citaku jadi madrasah utama anak bujang semata wayang terwujudkan. Yes, bisa menemani Darell, anakku, belajar dari rumah.

Aktivitas Selama Ramadan di Rumah

Kekhawatiran gak bisa bukber, kajian, meeting buat kerjaan sampingan, silaturahmi sama teman & sahabat, hingga produktif bikin konten di blog dan sosmed gak seperti yang aku pikirkan. Ternyata, semua itu masih bisa aku lakukan meski Ramadan di rumah aja. Beb, Ramadan tahun ini bisa Ramai
Sepi Bersama dengan kemajuan teknologi digital.


Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan di rumah selama Ramadan ini yaitu:

Menemani anak belajar dari rumah
Wah ini sih luar biasa rasanya beb, jadi ikutan belajar juga. Setiap pagi aku harus standby nungguin perintah tugas dari gurunya Darell di aplikasi WhatsApp. Tapi sebelumnya ada jadwal untuk nonton TVRI dan menjawab pertanyaan yang diberikan. Berhubung TV di rumah udah gak menggunakan TV Cable lagi, alhasil jadinya aku dan anakku nonton TVRI streaming dari handphone.


Tugas sekolah Darell gak hanya menulis jawaban di buku lho beb, tapi juga bikin video presentasi, video tarian, video nari, hingga video olahraga yang harus aku kirim ke gurunya Darell antara jam 12 siang sampai 4 sore. Untungnya, sinyal dari provider yang aku gunakan yaitu IM3 Ooredoo cukup kuat jadi memperlancar proses anakku belajar dari rumah deh.

Meeting online
Berkat WhatsApp video call, Google Hangout, dan Zoom jadi memudahkan aku bersama teman komunitas buat komunikasi koordinasi terkait pekerjaan yang harus dilakukan. Selain chat di WAG biar gak miskom kami pun melakukan meeting online.


Selain meeting ngomongin kerjaan, meeting koordinasi juga dimanfaatkan sebagai ibadah silaturahmi setiap hari. Seru deh pokoknya asal ada kuota yang cukup dengan sinyal yang daebak di provider kamu.

Kajian online
Ini nih yang sempat bikin aku khawatir gak bisa ikutan kajian lagi di masa pandemi begini, terlebih di bulan Ramadan. Tahun lalu aku cukup rutin mengikuti kajian offline, baik di masjid, ataupun di acara kajian yang jadwalnya rutin setiap minggu.

Kekhawatiran gak bisa kajian dengan Ramadan di rumah sempat menghantui aku, bukan apa-apa beb dengan mengikuti kajian offline artinya bisa bertemu sahabat hijrah lainnya. Bahagia tak terkira rasanya.




Namun, kondisi yang tidak memungkinkan untuk datang kajian offline membuat teman-teman yang rutin membuat kajian offline bersama komunitasnya pun memanfaatkan teknologi digital. Yes, kajian online di Zoom, Live Youtube ataupu Live Instagram mulai marak diadakan. Bahkan sebelum bulan Ramadan sekalipun. Masya Allah, masih Allah mudahkan buat ikutan kajian online ini. Tentu harus ada bekal kuota yang cukup dan sinyal yang kuat.

Donasi online
Hal menarik selama Ramadan di rumah yaitu maraknya donasi online yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital yaitu kegiatan donasi/berbagi online oleh para penggiat media sosial ataupun selebgram.

Mereka bisa berdonasi dan berbagi cukup memanfaatkan kuota dari handphone aja. Klik aplikasi m-banking, kirim donasi berupa uang digital, cuss bisa bantu sesama yang membutuhkan. Bahkan banyak lho para content creator yang memanfaatkan followers dan subscriber buat galang dana bagi masyarakat yang terkena dampak dari pandemi covid19 ini, lho.



Lebih produktif membuat konten di blog dan media sosial
Sebagai pengabdi konten di blog dan media sosial, tentunya aku berusaha untuk bikin konten positif dan bermanfaat selama di rumah aja.

Dengan banyaknya waktu yang dilakukan di rumah selama Ramadan ini membuat aku jadi ekstra semangat buat produksi konten di blog dan media sosial pribadi. Bahkan bantu-bantu juga di media sosial komunitas. Alhamdulillah kan.


Berhubung di rumah gak pasang wifi, jadi selama bikin konten digital aku memanfaatkan tethering dari handphone beb. Karena itu, penting banget sinyal yang memadai selama aku bikin konten ini. Apalagi saat bikin konten aku butuh akses banyak aplikasi buat mendukung terciptanya konten yang hakiki.

Malah ya, kemarin aku sempat Live Instagram di salah satu akun komunitas bareng narasumber yang juga teman baik juga, berbagi tentang minuman rimpang. Ah senang banget bisa berbagi rasanya di tengah masa sulit ini. Sedikit berbagi tapi semoga bisa membantu teman-teman semua. Kalo bersama-sama kita pasti bisa melewati ujian ini dengan baik beb. Ah makin terharu akutuh, rasanya mau pelukin satu-satu semua.


Berbagi menu masakan
Kegiatan lain yang dilakukan selama Ramadan di rumah aja, yaitu memasak. Yes, jadi auto rajin ngubek-ngubek dapur buat bikin menu masakan favorit keluarga ataupun nyobain menu yang baru. Kan ada tuh resep makanan yang viral di media sosial. Kalo pas mau cobain bikin jajanan viral, otomatis aku harus akses media sosial buat liat video tutorialnya.


Setelah masakan jadi dan siap disantap, biasanya aku video call keluarga atau teman buat pamer hasil masakan aku itu. Lumayan kan jadi konten juga.

Semua aktivitas selama bulan Ramadan ini bisa aku lakukan dengan lancar berkat adanya IM3 Ooredoo yang baru saja mengeluarkan TVC terbaru dengan lagu yang menyentuh kalbu banget. Alias bikin baper maksimal beb!

Belanja kebutuhan dapur secara online
Segala kebutuhan dapur dan rumah pun dibeli secara online melalui aplikasi. Transaksi pun dilakukan secara online. Bahkan, kalo lagi BM alias banyak mau, aku sekeluarga suka pesan makanan lewat aplikasi, lho. Ya hitung-hitung membantu ojek online juga kan.


TVC IM3 Ooredoo Ramai Sepi Bersama #SilaturahmiSetiapHari
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, semua umat muslim di seluruh penjuru dunia menjalani Ramadan yang berbeda. Hal yang biasanya dilakukan seperti ngabuburit atau buka puasa bersama teman, i'tikaf-tarawih-ikut kajian di masjid, kumpul keluarga besar, mudik dan bahkan sungkem dengan orang tua akan terhalangi oleh jarak akibat pandemi Covid-19. Sedih? Iya pastinya, karena bulan Ramadan menjadi bulan yang istimewa oleh setiap insan umat muslim.


Menariknya hal ini justru gak menghalangi IM3 Ooredoo menciptakan karya kolaboratif luar biasa bersama 4 musisi: Baskara Putra (Hindia), Kunto Aji, Yura Yunita dan juga Sal Priadi. Menghadirkan lagu “Ramai Sepi Bersama” sebagai penyemangat sekaligus mengingatkan kita semua bahwa apapun yang terjadi, tidak ada yang penting dari silaturahmi.


Btw kamu udah nonton belum beb TVC nya? Apa? Masa belum sih beb?! Harus banget sih nonton dan meresapi alunan musik kolaborasi 4 musisi luar biasa ini dengan lirik yang mudah dicerna dan ngena banget bapernya. Coba den tonton di sini:


Oia, selain video di atas juga ada video behind the scene-nya lho yang menggambarkan kalo untuk pertama kalinya, seluruh proses pembuatan iklan IM3 Ooredoo ini dibuat dari rumah baik talent maupun kru produksi. Iya beb, semuanya dilakukan secara remote untuk mematuhi aturan physical distancing.





Tentu hal ini bisa terjadi karena mengandalkan kuota dan koneksi untuk berkomunikasi lewat platform chat, video call, dan email selama proses produksi. Ini juga menunjukkan bahwa masa pandemi ini gak menghalangi Hindia, Yura Yunita, Kunto Aji, Sal Priadi, kamu, aku dan semua orang untuk berkolaborasi.

Artinya, kita tetap bisa menciptakan karya positif meskipun sama-sama tak bisa ke mana, di rumah saja. Ah jadi terharu akutuh. Kebayang gak sih kalo pandemi ini terjadi 20 tahun yang lalu di saat teknologi digital belum ada? Jadi, yes, Allah menurunkan ujian sesuai kemampuan umatnya dan kondisi terkini yang ada.

IM3 Ooredo0 Freedom Kuota Harian
Supaya #SilaturahmiSetiapHari dengan orang yang kita sayangi alhamdulillah di bulan Ramadan ini ada paket FREEDOM KUOTA HARIAN dari IM3 Ooredoo yang terjangkau dan bisa dipakai buat internetan 24 jam di semua jaringan lho.

Beneran memudahkan banget kegiatan aku yang notabene sebagai blogger dan content creator dan juga memudahkan semua pelaku kreatif di seluruh Indonesia. Meski di rumah masih tetap produktif membuat konten positif, berbagi kebaikan, dan melancarkan aktivitas work from home.


Yang aku suka dari Freedom Kuota Harian itu sangat membantu kita buat tetap terhubung sama orang-orang terkasih beb, diantaranya:
  • 1GB untuk video call saat bukber online bareng teman
  • 1GB untuk video call orangtua karena tidak bisa mudik
  • 1GB untuk kirim pesan silaturahmi/e-card via chat/social media
  • 1GB untuk ikut kajian atau meet up komunitas secara “online”
  • 1GB untuk dukung kolaborasi, “work from home” atau aktivitas internetan lainnya selama Ramadan
Kalau kamu mau mengaktifkan paket ini bisa ke *123# atau melalui aplikasi myIM3. Perpanjangan paket otomatis berlaku selama pulsa mencukupi. Lebih dari IM3 Ooredoo akan mendonasikan Rp2000 untuk membantu menanggulangi Covid-19 dari setiap pembelian paket Freedom Kuota Harian. Masya Allah *mata lope-lope*



Bersyukur, Masih Bisa Silaturahmi Setiap Hari
Rasa rindu dan kangen ingin bertemu mertua, sanak saudara, dan sahabat-sahabat secara langsung mungkin sudah tidak terbendung lagi ya beb. Tapi setidaknya rasa itu terobati dengan bisa menjalin silaturahmi secara online dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi digital dan kuota yang mumpuni.

Tak mengapa Ramadan ini terasa berbeda dari Ramadan tahun-tahun sebelumnya, gak papa gak bisa mudik bertemu muka secara langsung dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri nanti, atau tidak bisa langsung sungkem memohon maaf sama orangtua dan mertua selepas shalat Ied. Bahkan, shalat Ied pun dilakukan di rumah tanpa merasakan euphoria haru menyambut hari kemenangan.



Semua itu dilakukan semata karena rasa sayang dan cinta kita pada orang terkasih. At least, rasa syukur dengan kondisi seperti ini membuat kita memaknai hikmah dari pandemi ini. Soon, ketika Allah ijinkan pandemi ini usai, cerita ramai sepi bersama ini akan menjadi cerita indah yang dijadikan sebagai hikmah untuk lebih bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan. Karena, di Ramadan ini bisa lebih khusyuk menjalani puasa, tilawah, kajian, dan #SilaturahmiSetiapHari. Karena tidak ada yang lebih penting dari silaturahmi di tengah pandemi ini dengan #FreedoomKuotaHarian dari @IM3Ooreedoo.

28 komentar:

  1. Ya Allah kok org” banyak waktu ya buat ngelakuin macem”. Ini aku waktu habis buat bebenah aja.. hihihi, keren dirimu mbak Ay

    BalasHapus
  2. Selalu ada hikmah dari setiap peristiwa, termasuk masa pandemi ini ya kak. Kita semua di uji, tapi kalau kita yakin ada jalan pasti Allah juga kasih petunjuk. Semoga pageblug ini segera berakhir.

    Hal yang patut lagi kita syukuri adalah adanya teknologi internet, meski ada physical distancing tapi silaturahmi setiap hari jalan terus. Dan sebagai pengguna im3 ooredoo aku siy seneng banget soalnya ada freedom kuota harian yang bisa kita manfaatkan sekarang ini.

    BalasHapus
  3. Masya Allah, dengan membeli paket IM3 Ooredoo, bisa ikut donasi juga ternyata. Lumayan kalo dari 2 ribu terkumpul dari jutaan pengguna provider ini, jadi banyak tentunya ya

    BalasHapus
  4. Senangnya semua serba online ya mba.. Jadi enak.. Apalagi ditambah sinyal yg kuat

    BalasHapus
  5. Kadang aku sediiih mba tapi kalau inget untuk kebaikan bersama jadi semangaaat stay at home! Stay safe and happy

    BalasHapus
  6. Ramadan tahun ini emang luar biasa ya kak, kebetulan rumah mertuaku juga masih sekitar Jakarta tapi aku sama suami masih galau karena kemungkinan besar tidak bisa silaturahmi kesana..

    Untungnya sekarang kita bisa menjalani silaturahmi secara virtual, jadi bisa mengobati rasa kangen

    BalasHapus
  7. wih paket baru indosat ni, sangat menarik kebetulan saya masih pakai kartu im3

    BalasHapus
  8. Wow, meskipun di rumah aja kita tetap bisa bersilaturahim ya. Dengan IM3 OOredo kita bisa WA, VC dll tanpa kuatir kuota dll pokoknya lancar jaya hehehe. Kegiatan di rumah aku seringnya masak2, support suami yang WFH dan anaka yang LFH :) Mantap mbak :D

    BalasHapus
  9. Ramai sepi bersama, tetap bisa silaturahmi, bisa kajian via online, alhamdulillah banget ya Mbak.

    BalasHapus
  10. Sediih bangettt rasanya lebaran ngga bisa kumpul keluarga besar ya, Mbak. Aku pun. Untung sekarang alat komunikasi makin canggih dan didukung dengan akses internet luberr tapi harga terjangkauuu. Kuota hariannya ramah di kantong tuh harganya, mbak. :D

    BalasHapus
  11. Duh berbagi resep masakan itu sambil tutorialnya penting banget buat buibuu.Kalo aku biasanya suka saling kirim, barter hahhaaa, tak gosenin.
    Makin asik aja di rumah apalagi berteman dengan koneksi IM3 Ooredo yang ngaciir, ramai sepi tetep ..

    BalasHapus
  12. ALhamdulillah sekarang tuh bisa manfaatkan daring yah, silatuhrami online juga sama saja yang penting niat silaturahminya ya mbak Aie

    BalasHapus
  13. MasyaAllah jadi semangat ih baca tulisannya Teh, masih tetep semangat kajian online, masih semangat silaturrahmi sama temen2 juga, dan berkat IM3 bisa donasi juga yaa jadinya

    BalasHapus
  14. Yey alhamdulillahnya musim pandemi ini kita tak benar2 sendiri ya mba. Bersyukur sekarang koneksi internet sudah jauh lebih baik jadi komunikasi tetap lancar. Tetap bisa meeting online.. bisa banyak hal..

    BalasHapus
  15. bersyukur slalu bisa memetik hikmahnya ya mbak...terbayang kalau masa pandemi gini ga didukung sinyal internet yg kuat. apalah apalah.....
    habis pandemi nanti semoga dapat kerjaan yg oke ya mbak :)

    BalasHapus
  16. Selama pandemi ini tetap masih banyak sisi positif dan hikmah yang bisa diambil ya Mbak. Salah satunya hubungan antar individu di dalam keluarga jadi semakin erat.

    BalasHapus
  17. Keberadaan internet membantu banget ya dlm keadaan seperti sekarang. Kebayang klo inet blm ada pas pandemi spt ini. Hidupa terasa jalan di tempat kayaknya. Quota indosat memang murah sy juga pake indosat

    BalasHapus
  18. mba ai rajin online liveeee. aku bagi waktunya yang belum bisa mba huhuu.tapi memang tanpa kuota sekarang beraaaat. emang harus cari provider yang ga bikin boncos di pandemi

    BalasHapus
  19. Selama pandemi ini aku juga ambil hikmahnya untuk tetap produktif dari rumah salah satunya membuat konten kreatif di media sosial

    BalasHapus
  20. Berkat teknologi ya, jadinya kita masih tetap bias bersilaturahmi dengan siapa pun. Coba kalo gak ada, wah stress deh kayaknya. Tapi walopun internet sudah ada, tetep ya kita kudu pandai2 milih provider. Biar gak khawatir kuotanya sedikit dan lemah sinyal

    BalasHapus
  21. Seneng banget baca postingan kak Aie yang selalu menebarkan positive vibes.
    Iya, kalau dirumahaja masih produktif begini, kebayang pas gak dirumahaja yaa..
    Hehhe...

    BalasHapus
  22. Bagaimana pun tetap harus bersyukur ya Mbak. Di rumah aja pun banyak kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan bersama keluarga. Yah meskipun kangen keluarga lainnya.

    BalasHapus
  23. Alhamdulillah, untung aja ada IM3 jadi bisa terus silaturahmi tanpa putus.
    Suami saya juga pakai nih kartu seluler, murah katanya dan tanpa hambatan
    Semoga pandemi segera berakhir ya mbak, pengen banget bisa ketemu keluarga dan teman-teman

    BalasHapus
  24. banyak paket diskonnya ya mba, ini sangat membantu kebutuhan kuota di rumah agar terhubung dengan saudara yang lain dan bisa melakukan aktivitas lainnya dari rumah

    BalasHapus
  25. Hal yang snagat dibutuhkan pada masa pandemi ini ya salah satunya support dari banyak pihak, termasuk teman-teman dan dengan adanya kajian kajian dapat memberikan siraman rohani yaaa, Mbak.

    BalasHapus
  26. Pada akhirnya semua harus adaptasi ya mbak. Dan nyatanya, meskipun dari rumah banyak yang bisa membuat karya. Apalagi didukung provider yang anti lelet dan aman di kantong kayak paket im3 ooredoo. Silaturahmi bareng saudara bisa jalan terus...

    BalasHapus
  27. utamanya sih saya bs komunikasi dg ortu di kampung halaman. kan sinyalnya kuat jd video call gak ada putus2..obrolan pun jelas suaranya

    BalasHapus
  28. Biar lagi pandemi gini, silatirahmi tetap harus jalan terus karena ini adalah salah satu obat kangen sama keluarga dan teman-teman. Yang paling penting sih kuotanya banyak dan signal aman dan lancar.

    BalasHapus

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisanku ini, bahagia deh rasanya kalo kamu bisa berkomentar baik tanpa ngasih link apapun dan enggak SPAM. :)